Gandeng UMI, Pertamina Gelar PTC – Berita Kota Makassar
Bisnis

Gandeng UMI, Pertamina Gelar PTC

BKM/CHAIRIL PTC -- Area Manager CSR & SMEPP Sulawesi PT Pertamina MOR 7 Sulawesi, Syarifuddin (kanan) memberi penjelasan terkait even PTC yang digelar bekerjasama Fakultas Teknik Industri UMI Makassar.

MAKASSAR, BKM — PT Pertamina (Persero) menantang technopreneur muda beradu inovasi dan teknologi melalui Pertamina Technopreneur Challenge (PTC). Even ini diselenggarakan kerjasama Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia (FTI UMI). Even ini kompetisi teknologi tepat guna yang menitikberatkan pada aspek enterpreneurship. Kegiatan pengumpulan berkas akan berlangsung sampai 4 Desember 2016. Puncak acara berupa seleksi wawancara dan presentasi akan dilangsung pada 27 sampai 28 Desember 2016.
Area Manager CSR & SMEPP Sulawesi PT Pertamina, Syarifuddin, kepada wartawan di Black Canyon Coffee Hertasning, Rabu (30/11), mengatakan, program CSR Pertamina ini menginginkan inovasi anak muda yang bisa digunakan untuk kepentingan orang banyak dan menumbuhkembangkan jiwa enterpreneurship mereka. ”Nantinya pemenang akan kita biayai modal usahanya dalam proses start up bisnisnya,” katanya.
Ditambahkan, PTC ini dapat diikuti secara perorangan maupun berkelompok. Para peserta sudah bisa melakukan pendaftaran melalui website www.gardapati-ptc.com sekaligus mengunggah makalah terkait karya teknologi yang akan dilombakan. Pemenang akan dikontrak melalui program kemitraan Pertamina dan diberikan modal usaha sesuai jenis bisnis yang akan diselenggarakan.
”Untuk menjadi juara, panitia menerapkan kriteria lomba. Dimana karya teknologi yang dikompetisikan dapat digunakan sebagai sarana produksi industri kecil yang mudah dioperasikan, praktis, dengan harga terjangkau serta merupakan hasil temuan terbaru atau penyempurnaan,” tutur Syarifuddin.
Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Industri Universitas Muslim Indonesia (FTI-UMI) Makassar, Zakir Sabara, menambahkan, penilaian juga menitikberatkan pada manfaat dan kegunaan alat atau karya, inovasi dan kreativitas, orisinilitas ide dalam pembuatan karya. Juga, memiliki nilai ekonomi pada kemampuan alat untuk dipasarkan secara komersial.
”Hingga kini, sudah ada 35 karya yang masuk ke panitia yang berasal dari berbagai perguruan tertinggi terkemuka di Indonesia seperti Universitas Indonesia, Institut Teknologi Surabaya, Universitas Brawijaya Malang, Institut Pertanian Bogor, dari Universitas Hasanuddin, dan terakhir dari Lampung. Kami dari panitia masih menerima karya-karya dari peserta hingga 4 Desember 2016 mendatang,” kata Zakir. (mir)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top