Dua Pelajar Lambaikan Tangan, Julurkan Lidah Usai Menjambret – Berita Kota Makassar
Headline

Dua Pelajar Lambaikan Tangan, Julurkan Lidah Usai Menjambret

MAKASSAR,BKM — Dua penjambret yang masih berstatus sebagai pelajar berbuat nekat. Mereka melambaikan tangan dan menjulurkan lidahnya setelah berhasil melakukan aksinya.
Namun nahas. Keduanya tertangkap tangan oleh warga. Mereka pun jadi bulan-bulanan massa. Dipukuli hingga babak belur.
Peristiwa ini bermula di Jalan Meranti, Kecamatan Panakkukang, Senin (28/11) pukul 20.10 Wita. Kedua pelaku masing-masing FF (16), warga Jalan Pampang 5. Dan RN alias NL (15), beralamat di Jalan Borong Raya Lorong 4. Mereka adalah pelajar di sebuah SMK swasta Jalan Abdullah Dg Sirua.
Saat itu keduanya membawa kabur tas milik korban bernama Muthia Ramadhani (17), warga Jalan Batua Raya 8 nomor 1 Makassar. Pelaku mengambil tas milik siswi SMK Mega Rezky kelas 3 itu. Di dalamnya berisi uang tunai serta surat-surat penting.
Setelah beraksi, keduanya langsung kabur. Namun korban berusaha mengejarnya sambil berteriak. Ia didapat di dekat sebuah warnet, tak jauh dari lampu merah Jalan Toddopuli.
Warga dan pengendara yang lewat langsung berhenti. FF dan NL akhirnya jadi sasaran amukan massa.
Aksi main hakim baru terhenti saat tim Sikat Lipu 2016 tiba di lokasi. Keduanya langsung dievakuasi ke posko Resmob Ditreskrim Polda Sulsel. Selanjutnya diserahkan ke Polsek Panakkukang guna proses lebih lanjut.
Dihadapan polisi, kedua pelaku membantah melakukan pencurian dengan kekerasan (curas). Meski begitu, polisi tetap melanjutkan proses pemeriksaan. Akhirnya, mereka mengakui perbuatannya.
”Iya, Pak. Saya menjambret tas korban sewaktu di Jalan Meranti,” ujar pelaku ke polisi.
Kapolsek Panakkukang, Kompol Wahyudi Rahman, mengatakan kedua pelaku jambret diamankan setelah tepergok oleh korban dan dihakimi massa. ”Keduanya dievakuasi Tim Satgas Lipu Polda Sulsel dari Jalan Meranti. Kemudian diserahkan ke kami,” kata Wahyudi, kemarin.
Keduanya masih menjalani pemeriksaan. Dari keterangannya, menurut Kapolsek, mereka mengaku merampas tas korban.
”Korban mengetahui pelaku, karena saat mengambil tas, mereka mengejek korbannya. Pelaku mengeluarkan lidahnya sambil melambaikan tangan. Aksi pelaku berhasil dicegat oleh warga saat korban berteriak. Pelaku dikejar lalu dihakimi,” tandas Wahyudi. (ish/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top