Bupati-Dandim Minta Warga tak Terpecah – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Bupati-Dandim Minta Warga tak Terpecah

DEKLARASI -- Ribuan massa dari berbagai ormas, unsur pelajar, yang ada di Sidrap tumpah ruah mengikuti deklarasi Nusantara Bersatu di pelataran Monumen, Ganggawa, Pangkajene, Rabu, (30/11)

SIDRAP, BKM — Sekitar 10 ribu massa dari organisasi masyarakat (ormas) maupun unsur pelajar yang ada di Kabupaten Sidrap tumpah ruah di pelataran Monumen, Ganggawa, Pangkajene, Rabu, (30/11).
Massa menyemut dalam rangka deklarasi Nusantara Bersatu yang digelar serentak diseluruh Nusantara.
Satu persatu tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda berorasi menyampaikan pesan moral tentang rasa kebhinnekaan tunggal ika.
Para tokoh mengisyaratakan bangsa Indoensia mencintai tanah tertutama masyarakat Sidrap. Sebab maraknya isu provokatif yang berdampak perpecahan dan makar di kalangan masyarakat, baik melalui media sosial maupun dengan kegiatan tertentu.
Kuat dugaan adanya oknum-oknum tertentu yang berusaha mendalangi situasi perpecahan anak bangsa dalam situasi nasional yang mulai memanas saat ini.
Atas instruksi Panglima TNI untuk menggelar agenda itu, Pemerintah Daerah bersama jajaran Kodim 1420 Sidrap, menghasut masyarakat untuk terus mencintai tanah air dan menjadikan NKR adalah harga mati.
Dandim 1420 Sidrap, Letkol Inf Hendy Ahmad Pribadi berharap kepada seluruh elemen masyarakat maupun jajarannya agar terus mengumandangkan kebhinekaan dan menyerukan perdamaian serta menghindari komplik kekerasan.
“Ayo kita bersatu, jangan mudah terpengaruh propaganda dan provokasi adu domba, saling curiga dan memfitnah sesama anak bangsa,” ungkap Hendi yang tak lama lagi meninggalkan Sidrap dan menempati tugas barunya.
Bupati Sidrap, H Rusdi Masse mengaku, di Sidrap ada beragam agama dan suku, dan selama ini terus menjaga kerukunan sesama sehingga keharmonisan ini terus dijaga dan jangan terpcah belah hanya karena adanya kepentingan kelompok yang mencoba makar dan menghasut perpecahan masyarakat.
“Bangsa Indonesia ini adalah kado terindah yang telah diwariskan oleh para pahlwan dan pra syuhada yang mendahului kita. Mereka relah mengorbangkan jiwa, raga, hidup dan matinya untuk kemerdekaan kita. Untuk itu saya minta semua etnis agama, suku yang ada di Sidrap untuk bersatu dan tidak terpecah belah,” lontarnya.
“Ini momen menjadi wadah persatuan dan silaturahmi antara masyarakat, pemerintah, TNI maupun Polri,”imbuhnya.
Tokoh Pemuda Sidrap, Abdul Jabbar A mengaku, meski tidak sedarah namun semuanya saudara.
(ady/C)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top