Sulselbar

Pemkab dan JICA Kembangkan Kerjasama

BKM/ALALUDDIN HASIL STUDI -- Pimpinan JICA menyerahkan hasil studi awal tentang kebijakan pengembangan daerah di Indonesia.

MAMUJU, BKM — Bupati Mamuju, H Habsi Wahid bersama Wakil Bupati H Irwan SP Pababari lebih total dalam mengembangkan kabupaten Mamuju. Salah satunya mengajukan kerjasama dengan badan kerjasama internasional Jepang atau lebih dikenal JICA (Japan International Coorporation Agency) merupakan sebuah lembaga yang didirikan pemerintah Jepang untuk membantu pembangunan negara-negara berkembang.
Pertemuan yang berlangsung pada Senin (28/11), dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Mamuju, pimpinan JICA Field Office, Okuyama Akira bersama tim bertandang ke kabupaten Mamuju. Mereka diterima Bupati Mamuju, Habsih Wahid dan Wakil Bupati Mamuju, Irwan SP Pababari. Pemkab memanfaatkan kehadiran tim JICA tersebut dengan menyampaikan beberapa aspek dan potensi di kabupaten Mamuju yang membutuhkan sentuhan JICA. Bupati Mamuju, Habsih Wahid menyatakan, untuk pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di kabupaten Mamuju, masih sangat terbatas.
Untuk itu, pihaknya ingin terjalin kerjasama dengan JICA dalam bentuk pembangunan SDM. Selain itu Pemerintah Kabupaten Mamuju mengharapkan adanya kerjasama pada aspek kebersihan, yaitu bagaimana membangun Mamuju menjadi daerah bersih. Prioritas lainnya yaitu pengembangan sektor ekonomi.
”Dari pertemuan ini diharapkan dapat melahirkan kesepahaman. Sehingga ada ruang kerjasama yang dapat dibangun. Kita tahu JICA ini telah banyak memberikan pembinaan dan bantuan kepada daerah lain. Contohnya di Bantaeng. Jadi diskusi kita ini tentunya akan merunut satu kebutuhan prioritas. Seperti pengembangan disektor ekonomi, itu mungkin prioritas awal yang nanti kita akan kaji bersama SKPD,” papar Bupati Habsih Wahid.
Bupati Mamuju, Habsih Wahid berharap, pascadiskusi tersebut dapat terbangun komunikasi lebih intens antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju dengan pihak JICA. Untuk itu, bupati menyampaikan akan membentuk suatu tim di kabupaten Mamuju. Dimana, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Mamuju bertanggung jawab sebagai koordinator.
Sementara itu, pimpinan JICA Field Office, Okuyama Akira yang baru pertama kali berkunjung ke kabupaten Mamuju, melalui penerjemahnya mengakui telah mendapat berbagai informasi terkait kondisi terkini di kabupaten Mamuju dari diskusi yang berlangsung di ruang pola kantor bupati tersebut. Setelah diskusi dengan Pemkab Mamuju, barulah pihak JICA menelaah informasi dan akan melakukan konsultasi lebih lanjut kepada Pemkab Mamuju.
Aspek prioritas kerjasama, kata Okuyama, apapun yang akan dikembangkan di daerah, paling penting adalah pengembangan SDM. Untuk itu, pihaknya mempertimbangkan apa yang dapat dikerjasamakan dari pengembangan SDM tersebut. Salah satu bagian dari pelatihan pengembangan SDM, diharapkan pemberian pelatihan kepada peserta tentang cara memecahkan masalah atau bagaimana cara pengembangan-pengembangan pariwisata di daerah. Kemudian bagaimana cara menemukan potensi, produk lokal atau perekonomian di suatu daerah.
”Untuk tahap awal, pihak JICA meminta Pemerintah Kabupaten Mamuju mengajukan program dengan skala prioritas. Sebab pembangunan tidak dapat dilakukan sekaligus akan tetapi secara bertahap,” katanya. (ala/mir/c)


Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top