Kriminal

Laporkan Pemalsuan, Penyidik Bungkam

MAKASSAR, BKM — Penyidik Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Makassar, diduga abaikan laporan pidana, terkait kasus dugaan pemalsuan sertifikat atas lahan milik Mei Tjoe alias Lili Phie yang dilaporkan oleh Charles, sejak 2010 lalu.
Phie Sui Goan dan Phie San Goan yang dilaporkan beberapa waktu lalu, hingga saat ini, belum pernah tersentuh hukum samasekali.
“Kasus ini sudah kami lapor sejak 2010 lalu, kemudian 2012, dan yang terbaru ini 2016. Tapi masih belum ada tindaklanjut, bahkan terkesan bungkam padahal sudah ada putusan Mahkamah Agung, soal kasus ini,” ujar Charles saat ditemui, Senin (28/11).
Laporan polisi yang terbaru kata Charles, bernomor LP/1994/POLDA SULSEL/RESTABES MKS, tanggal 16 Agustus 2016. Sejak dilaporkan Charles mengaku belum juga dimintai keterangannya.
Sertifikat yang dipalsukan, atas lahan seluas 282 meter persegi, terletak di Jalan Cendrawasih Nomor 213, Kelurahan Baji Mappasunggu Makassar dan tanah seluas 159 meterpersegi, terletak di Jalan Sungai Walanae Nomor 97 kelurahan Maricaya Baru Makassar.
“Saya kecewa dengan pihak kepolisian yang terkesan laporanku diabaikan begitu saja. Padahal bukti terjadinya pemalsuan cukup kuat, ” keluhnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Frans Barung Mangera diminta tanggapanny, menilai kasus yang dilaporkan Charles itu sudah terlalu lama. Menurutnya, penyidik harusnya memberikan kapastian hukum.
“Terlalu lama kasus itu. Harusnya penyidik berikan kepastian hukum bukan digantung. Salah satunya SP2HP atau SP3. Disini diliat penyidik berani atau tidak melakukan hal tersebut sesuai profesionalnya,” tandasnya.(mat)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top