Kejati Bidik Dugaan Gratifikasi Pembebasan Lahan Pasar Mandai – Berita Kota Makassar
Kriminal

Kejati Bidik Dugaan Gratifikasi Pembebasan Lahan Pasar Mandai

MAKASSAR, BKM – Beredarnya informasi dan kabar terkait, adanya dugaan gratifikasi pada proyek pembebasan lahan seluas 1 hektar lebih. Di pasar Mandai, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya, senilai Rp7,4 miliar. Mulai di endus oleh pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel, setelah mendapatkan informasi dari beberapa media, yang menyoroti proyek tersebut.
Proyek yang diduga melibatkan, sejumlah oknum pejabat di Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar ini. Diduga keciprat fee, atas pembayaran uang ganti rugi lahan tersebut. Dimana diketahui fee tersebut, diberikan sebagai kompensasi dari pemilik lahan, yang telah mendapatkan pembayaran ganti rugi.
Setiap oknum pejabat diketahui mendapat kompensasi sebesar Rp100 ribu setiap meternya, dari pemilik lahan yang telah menerima ganti rugi. Jika ditotalkan maka nilainya mencapai Rp 1 miliar lebih.
Kepala seksi penerangan hukum Kejati Sulsel, Salahuddin, mengaku baru mendapat informasi terkait adanya kasus tersebut, hanya saja dia belum bisa berkomentar terlalu jauh terkait adanya indikasi dugaan gratifikasi dalam proyek itu.
“Kita sangat mengapresiasi adanya informasi seperti ini. Apalagi ini menyangkut kepentingan masyarakat yang menimbulkan keresahan di masyarakat,” tegas Salahuddin, Selasa (29/11).
Salahuddin menuturkan, dari ionformasi yang diperoleh tersebut nantinya, akan segera ditindaklanjuti dan sesegera mungkin akan dilaporkan ke pimpinan. “Nanti kita akan coba telaah dan pelajari informasi itu,” tandasnya.
Dikonfirmasi terpisah, wakil direktur Anti Corruption Committe (ACC) Sulawesi, Kadir Wokanubun sangat mengapresiasi upaya Kejati Sulsel, yang mau bersikap responsif terhadap informasi tersebut.
“Kami apresiasi kalau, ini untuk pemberantasan korupsi. Seharusnya memang Kejati Sulsel, tidak mendiamkan, bila ada informasi seperti ini. Apalagi infonya sudah beredar diberbagi media,” tandasnya.
Kadir berharap agar pihak Kejati segera mengusut kasus ini, secara profesional dan proporsional, tanpa ada tebang pilih.(mat)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top