Metro

Pengguna Medsos Diminta Berhati-hati

MAKASSAR, BKM– Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Makassar mengimbau ke seluruh masyarakat untuk tidak membuat postingan di Media Sosial (Medsos) yang dapat merugikan pihak lain.
Apalagi pemerintah pusat telah mengeluarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang telah direvisi dan mulai diberlakukan, Senin (28/11).
“Pemerintah pusat sudah mengeluarkan UU ITE yang telah direvisi dan mulai diberlakukan hari ini (kemarin). Maka dari itu Diskominfo Makassar akan mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tidak sembarang memposting status bentuk tulisan, gambar, video yang merugikan pihak atau kelompok lain. Karena bisa saja jika ada yang merasa dirugikan maka yang mempublish dapat diproses hukum,” kata Muhammad Hamzah, Kepala Seksi Pelayanan Media Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar.
Menurutnya, revisi UU ITE yang diberlakukan pemerintah pusat sedikit menghambat kebebasan berpendapat masyarakat. Namun disisi lain juga cukup bijak karena dapat mencegah adanya informasi mengandung fitnah, dan merugikan pihak lain melalui link-link berita yang diposting.
Dia menambahkan, revisi UU ITE ini cukup memiliki perubahan dimana adanya pasal 26 yang mengatur untuk menghapus semua pemberitaan seseorang yang telah menjalani atau menyelesaikan kasus.
“Jadi kalau ada orang yang bermasalah atau terseret kasus dan orang itu sudah menyelesaikan kasusnya. Maka semua pemberitaan tentang orang tersebut harus dihapus. Sementara untuk penyebaran link-link berita oleh wartawan tetap harus diperhatikan. Karena kalau memposting link-link berita yang dinilai merugikan pihak tertentu bisa saja di proses,” jelasnya. (arf)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top