Guru Mau Dipanah, Pelajar SMKN 1-SMKN 3 Tawuran – Berita Kota Makassar
Headline

Guru Mau Dipanah, Pelajar SMKN 1-SMKN 3 Tawuran

MAKASSAR, BKM — Pelajar dua sekolah yang bertetangga terlibat tawuran. Siswa SMKN 1 dan SMKN 3 saling serang menggunakan batu serta anak panah. Aksi tak terpuji ini memicu kemacetan di sepanjang Jalan Landak Baru, Senin (28/11).
Saling kejar antara kedua kelompok siswa ini diwarnai hujan batu. Pengendara yang hendak melintas di lokasi memilih memutar haluan. Jalanan pun dikuasai kedua kelompok yang silih berganti menyerang.
Tidak lama kemudian petugas Polsek Tamalate tiba di lokasi. Tawuran pun bisa diredam. Pelajar kembali ke dalam sekolahnya. Sebagian lagi meninggalkan lokasi entah ke mana.
Ada dua siswa yang terluka akibat terkena lemparan batu. Masing-masing A (15) dan H (15). Pelajar SMKN 3 ini masih duduk di bangku kelas I. Sesaat setelah kejadian, mereka langsung dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis.
H yang beralamat di Jalan Emmi Saelan, menceritakan ihwal terjadinya tawuran. Bermula ketika sekolahnya diserang sekelompok pelajar dari SMKN 1.
”Saya sementara beristirahat di halaman sekolah. Tiba-tiba ada kelompok yang menyerang dari luar. Pelajar SMK 1 masuk ke sekolah kami,” kata H di RS.
Dari penjelasan H, terungkap alasan pelajar SMKN 1 melakukan penyerangan ke sekolah lain. ”Informasi yang saya dengar, penyerangan dilakukan karena katanya gurunya mau dibusur. Mereka berjumlah delapan orang,” ujarnya.
Mendapat serangan, siswa SMKN 3 melakukan perlawanan. Mereka berusaha memukul mundur kelompok penyerang hingga di belakang Hotel Clarion.
Korban H mengalami luka lebam pada bagian hidung. Wajahnya juga lebam.
Usai mendapat perawatan medis di RS, H kemudian dibawa ke Mapolsek Tamalate untuk dimintai keterangannya. Kepada polisi, ia mengaku tak tahu menahu penyebab tawuran.
Hingga siang kemarin, personel Polsek Tamalate dibantu petugas Polrestabes Makassar masih berjaga-jaga di sekitar lokasi. Mereka mengantisipasi terjadinya bentrok susulan. Selain itu, polisi juga masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi.
Kapolsek Tamalate, Kompol Amrin AT mengatakan, pihaknya masih melakukan pengamanan di lokasi. ”Dua pelajar SMKN 3 mengalami luka lebam dan dilarikan ke RS Bhayangkara,” ujarnya. (ish/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top