Metro

Pemprov-Pemkot Target Proyek Tuntas Desember

MAKASSAR, BKM– Tahun ini, Dinas Tata Ruang dan Pemukiman menganggarkan sejumlah program pembangunan yang nilainya miliaran. Beberapa diantaranya adalah pembangunan gedung serba guna Baruga Sangiaseri baru di kawasan Rumah Jabatan Gubernur, Gedung Serba Guna yang jadi bagian dari Wisma Negara, pembangunan taman di sekitar kawasan Kantor Pekerjaan Umum, renovasi ruang kerja gubernur.
Secara umum, menurut Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman, semua proyek yang dianggarkan tahun ini berjalan lancar, kendati ada sejumlah kendala. Seperti pembangunan gedung serba guna Wisma Negara.
Menurut Andi Bakti, saat ini progresnya saat ini sekitar 70 persen. Karena ini, pembangunan digenjot. Salah satu penyebab keterlambatan adalah adanya penahanan kendaraan yang mengangkut material masuk ke kawasan CoI. Sekitar 40 hari tidak ada aktifitas pekerjaan karena tak ada material.”Itu bisa dimaklumi,” ungkapnya.
Sementara untuk pekerjaan lain, dia menegaskan tidak ada kendala berarti kecuali cuaca yang kerap berubah-ubah sehingga diyakini pekerjaan bisa selesai tepat waktu.
Jika ada pekerjaan tidak selesai dari batas waktu yang telah ditentukan tanpa alasan tepat, perusahaan yang mengerjakan proyek tentu akan dipinalty. Selain diblack list, harus membayar denda keterlambatan sesuai aturan yang berlaku.
Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar terus mengupayakan untuk menyelesaikan sejumlah proyek pembangunan di Kota Makassar seperti pengerjaan jalan maupun drainase.
Kepala Dinas PU Makassar, Muh Ansar mengatakan, Dinas PU Makassar memiliki dua jenis proyek yakni pengerjaan jalan dan drainase. Untuk pengerjaan jalan, pihaknya masih terus berusaha menyelesaikan pengerjaan jalan baik penambalan maupun betonisasi.
“Proyek yang kita tangani hanya pengerjaan jalan dan proyek drainase. Kalau pengerjaan jalan sudah ada yang selesai dan masih ada dalam tahap penyelesaian. Sedangkan untuk proyek drainase seluruhnya masih dalam penyelesaian. Semua proyek yang kita tangani ditarget Desember sudah selesai,” singkat Ansar, kemarin.
Hal senada dikatakan, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan PU Makassar, Tajuddin Beddu. Menurutnya, di tahun 2016 Dinas PU Makassar telah menyelesaikan 112 proyek pengerjaan jalan berupa pemeliharaan ruas jalan dengan melakukan penambalan dan Oprit. Ruas jalan yang telah diselesaikan diantaranya Jalan Hertasning, Jalan Pendidikan, Jalan Pengayoman, Jalan Galangan Kapal, Jalan Perintis Kemerdekaan dekat Bung, Jalan Metro Tanjung Bunga, Jalan Sultan Abdullah, Jalan RS Faisal dan juga Jalan Rappocini.
Sedangkan ruas jalan di Makassar yang sampai saat ini masih digenjot pengerjaannya terdapat 20 titik ruas jalan untuk direhabilitas atau pengaspalan diantaranya Jalan Pampang 5, Jalan Datuk Ditiro, Jalan Tidung V, Jalan Tidung 10, Jalan Andi Tadde, Jalan Pettarani 1, Jalan Mannuruki 2 dan Jalan Faisal 14 yang menggunakan anggaran dari APBD 2016.
“Maksud Oprit itu, dimana kita membuat jalur atau jalanan naik ketika ada jalan yang di beton. Atau bisa dibilang jembatan naik ke jalan beton. Kami targetkan akhir tahun semua proyek selesai,” katanya.
Dia juga menambahkan untuk pengerjaan jalan berupa betonisasi dan pengaspalan yang menggunakan DAK yang sampai saat ini juga masih tahap penyelesaian terbagi dua yaitu paket satu dan dua Jalan Kakatua, Jalan Baruga, Jalan Sungai Saddang dan Jalan Pengayoman untuk pengaspalan menggunakan dana DAK 2016. “Paket tiga dan empat Jalan Boulivard, Jalan Mallombassin, Jalan Abd Daeng Sirua dan Jalan Salodong untuk beton juga menggunakan dana DAK 2016,” jelasnya.(arf)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top