Metro

Pusat Janji Tambah DAU Kereta Api

MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo menemui Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, Selasa (22/11) malam, untuk membicarakan porsi Dana Alokasi Umum (DAU) untuk Pemprov Sulsel yang dinilai terlalu kecil untuk membayarkan gaji PNS yang bertambah tiga kali lipat.
Ada angin segar dari hasil pembicaraan keduanya.
Menurut Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, Menteri Keuangan meminta kepadanya untuk melakukan hitungan ulang terkait kebutuhan DAU.
“Menteri Keuangan meminta kita untuk menghitung ulang kebutuhan DAU Sulsel,” ungkapnya.
Syahrul dengan gerakan cepat langsung merespon permintaan Sri Mulyani. Dia segera menginstruksikan Sekretaris Provinsi Sulsel, Abdul Latif untuk merinci dan menghitung ulang kebutuhan DAU daerah ini dan akan segera melaporkan ke Menkeu mengingat batas waktu pembahasan APBD 2017 sudah sangat kasip.
Selain membicarakan DAU, Syahrul juga memanfaatkan kesempatan ketika berada di Jakarta untuk membicarakan nasib proyek-proyek infrastruktur di Sulsel yang dibiayai Pemerintah Pusat.
Menurut Syahrul, Presiden Jokowi sudah berjanji akan memprioritaskan sejumlah proyek prestisius di provinsi ini tahun 2017. Diantaranya kereta api dan newport.
“Kereta api dan new port jadi prioritas pembangunan infrastruktur tahun depan,” ungkapnya.
Dia berharap, pembangunan mega proyek ini menjadi peradaban baru masyarakat di Indonesia timur, terkhusus Sulsel.
Terkait DAU, menurut Sekretaris Provinsi Sulsel Abdul Latif mengemukakan, Dana Alokasi Umum (DAU) yang disuntikkan pemerintah pusat untuk APBD 2017 tidak proporsional untuk membayarkan gaji PNS lingkup Pemprov Sulsel yang membengkak tiga kali lipat akibat perpindahan status guru SMA/SMK sebagai pegawai pemprov.
Sekretaris Provinsi Sulsel, Abdul Latif mengestimasi, anggaran yang dibutuhkan untuk membayar gaji PNS sebesar Rp2,9 triliun. Sementara DAU yang diberikan sekitar Rp2,26 triliun. Artinya ada selisih sekitar Rp600 miliar lebih yang harus ditalangi Pemprov Sulsel. (rhm)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top