Sulselbar

Finalisasi Kerjasama Pemkab Buleleng-Pemkab Mamuju

BKM/ALALUDDIN CINDERAMATA -- Asisten I Pemkab Buleleng, Made Arya Sukerta menyerahkan cinderamata kepada Asisten II Pemkab Mamuju, Artis Efendi, di sela-sela Kunkernya ke kabupaten Mamuju, Kamis (24/11).

MAMUJU, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Buleleng Provinsi Bali, telah melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke kabupaten Mamuju, provinsi Sulawesi Barat, Kamis (24/11). Kunjungan tersebut dalam rangka kerjasama antar daerah, tentang penyelenggaraan program transmigrasi lokasi Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT), di Sinyonyoi kabupaten Mamuju.
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mamuju, disambut baik Asisten II bidang pembangunan Pemkab Mamuju, Artis Efendi. Selain mengapresiasi kunker yang dilakukan Pemkab buleleng, Asisten II juga memaparkan Mamuju secara geografis dan administrasi kepada rombongan.
”Luas wilayah kabupaten Mamuju kurang lebih 5.000 kilometer persegi dan terdiri dari 11 kecamatan. Dua di antaranya berada di daerah pegunungan, satu kecamatan di daerah kepulauan dan delapan kecamatan berada di pesisir pantai. Selain itu, di Mamuju juga terdapat 13 kelurahan dan 88 desa,” katanya..
Ia juga menjelaskan, pada tahun lalu pihaknya telah mengusulkan ke pusat untuk program kota Mamuju. ”Saat ini kita sedang proses, karena melihat skala nasional sisa 3 provinsi di indonesia yang belum memiliki kota, yakni Sulawesi Barat, Papua, dan Kalimantan Utara,” jelasnya.
Jumlah rombongan Pemkab Buleleng beserta staf ke kabupaten Mamuju sebanyak 7 orang. Made Arya Sukerta Asisten I Bidang Pemerintahan Pemkab Buleleng mengatakan, tujuannya melakukan kunjungan kerja ke Pemkab Mamuju untuk membangun kerjasama dibidang Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT). ”Tujuan kunjungan kerja kami ke Pemkab Mamuju adalah untuk finalisasi yang sebelumnya dilakukan perjanjian kerjasama dibidang transmigrasi. Sekali pun hari ini kami melakukan perpindahan penduduk dari kabupaten Buleleng ke kabupaten Mamuju, dan nantinya itu akan menjadi warga Mamuju. Mudah-mudahan kehadiran mereka di sini bisa memberikan kontribusi dalam kemajuan daerah ini,” tutur Made.
Ia juga menambahkan, alasannya melakukan transmigrasi adalah untuk mengurangi jumlah penduduk di daerahnya. Karena di daerahnya sangat sesak. Dari 9 kecamatan, jumlah penduduknya mencapai 800 ribu jiwa. ”Harapan kami nantinya, setelah transmigrasi ini selesai, mereka bisa berintegrasi seperti yang dilakukan sebelumnya. Dan dengan bersama pemerintah di sini, mereka bisa memberikan sebuah power,” harapnya. (ala/mir/c)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top