Syahrul: Kan Bisa Pinjam Dulu – Berita Kota Makassar
Headline

Syahrul: Kan Bisa Pinjam Dulu

DALAM berbagai kesempatan, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo menjanjikan bonus bagi atlet Sulsel peraih medali pada PON XIX, yang digelar di Bandung belum lama ini. Namun, karena kondisi anggaran yang ada, kecil peluang jika bonus itu bisa dibayarkan dalam waktu dekat.
Untuk berharap di APBD Perubahan 2016 sudah tidak mungkin. Begitu pula dari APBD Pokok 2017, belum bisa dipastikan. Mengingat anggaran yang akan dikelola Pemprov Sulsel tahun depan diperkirakan terbatas.
Syahrul menggambarkan jika bonus yang akan diberikan tidak jauh beda dengan yang diberikan kepada atlet berprestasi pada PON sebelumnya. Selain itu, akan ada hadiah rumah juga akan diberikan kepada atlet. Namun kriteria yang menerima, masih sementara digodok.
Dikonfirmasi terkait hal ini, Gubernur Sulsel dua periode itu, menegaskan jika bonus untuk para atlet peraih medali PON Jabar tetap ada. Pemberian itu insentif itu untuk merangsang dan memotivasi para atlet agar terus berprestasi. Selain itu, untuk menjaga konsistensi mereka agar tetap membela Provinsi Sulsel di event atau kejuaraan-kejuaraan yang digelar pada skala nasional.
“Insya Allah semua jalan tepat pada waktunya,” kata Syahrul ketika ditemui di Hotel Clarion Makassar, Selasa (22/11).
Jika anggaran pemerintah tidak cukup untuk memberikan bonus bagi atlet di penganggaran tahun depan, Syahrul mengaku berani untuk meminjam dulu. “Kan bisa pinjam dulu. Kenapa tidak? Masih adaji orang gubernur itu,” jelasnya.
Dia mengeluh kepalanya serasa mau pecah karena memikirkan keuangan yang sangat terbatas. Dan karena persoalan itu juga, Selasa sore, Syahrul bertolak ke Jakarta untuk menemui Menteri Keuangan guna menanyakan kenapa anggaran di Dana Alokasi Umum (DAU) untuk Sulsel terlalu kecil.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel, Muhlis Mallajareng yang dikonfirmasi seputar pemberian bonus bagi atlet, menjelaskan modelnya berupa bantuan hibah dan melekat pada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Prosesnya, KONI mengusulkan ke Pemprov Sulsel. Nanti akan dibantu dan diberikan dalam bentuk hibah sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. “Jadi bukan melekat pada anggaran di Dispora,” jelas Muhlis.
Hal senada juga dikatakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel, Jufri Rahman. Menurut salah satu Tim Penyusun Anggaran Daerah (TPAD) ini, nomenklator pemberian bantuan seperti bonus untuk atlet melekat di KONI.
”Pemprov tinggal tunggu usulan dari KONI. Semua dana untuk pengembangan olahraga yang berada di bawah naungan KONI diberikan dalam bentuk hibah,” kata Jufri. (rhm/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top