Rehab Empat Puskesmas Rp53 M – Berita Kota Makassar
Uncategorized

Rehab Empat Puskesmas Rp53 M

MAKASSAR, BKM– Dinas Kesehatan Kota Makassar merencanakan melakukan rehabilatasi sebanyak empat gedung pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) serta satu labarotarium. Anggaran rehabilitasi puskesmas sebesar Rp53 miliar yang dianggarkan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2017.
Empat Puskesmas itu masing-masing Puskesmas Tamalate dengan anggaran sebesar Rp7,5 miliar, Puskesmas Batua Rp30 miliar, Puskesmas Rappokalling Rp2,5 miliar dan Puskesmas Mangasa Rp3 miliar dan satu Laboratorium dengan anggaran Rp9 miliar.
“Pengembangan puskesmas ini merupakan tahun kedua. Langkah ini diambil agar masyarakat tertarik berobat di puskesmas jika memiliki kualitas yang baik,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan kota Makassar, Naisyah Tun Azikin di Gedung DPRD Makassar, Rabu (23/11).
Menurut Naisyah, Pemerintah Kota Makassar masih fokus pada pengembangan layanan kesehatan melalui Puskesmas. Empat Puskesmas yang direncanakan dibangun dapat menyamai Puskesmas Kassikassi yang menjadi percontohan di Kota Makassar yang kini telah mendapat apresiasi dan penghargaan tingkat nasional.
“Disamping penghargaan, kita hanya ingin merubah pandangan negatif masyarakat mengenai puskesmas yang dikenal jorok dan berbau, serta pelayanan setengah-tengah alias tidak maksimal. seluruh puskesmas yang telah direhabilitasi akan didesain berlantai dua dan tiga hingga memiliki fasilitas rawat/inap yang standar,” jelasnya.
Lanjut Naisyah, akhir 2016 Pemkot Makassar kembali meresmikan tiga puskesmas yang siap melayani masyarakat, diantarannya Puskesmas Barabaraya, Minasa Upa dan Daya tepat di belakang Kantor Lurah Daya.
“Ini bukti keseriusan pemerintah, 2016 ini ada penambahan satu puskesmas lagi dari 46 menjadi 47 dan telah membangun care emergency center (Caraster) di tiga titik masing-masing terletak di Ujung Tanah, Tamalanrea, dan Manggala. Keberadaan caraster untuk mempercepat penanganan pelayanan darurat bagi warga. Ini tidak berhenti, pada 2017 mendatang akan ada tiga tambahan lagi,” tuturnya.
Menyikapi hal itu, Ketua Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) DPRD Makassar, Mudzakkir Ali Djamil mendorong pembenahan puskesmas di Makassar hingga semua dapat melayani pasien rawat inap.
“tidak apa-apa jika anggaran itu untuk masyarakat, itu kan untuk pembenahan. hanya saja, fisik puskesmas harus bersinergi dengan kualitas tenaga medis karena sudah banyak keluan masyarakat terkait tenaga medis kurang, pelayanan rumah sakit buruk dan kurang anggaran,” tutupnya. (ita)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top