Metro

Ombudsman: Pelayanan Publik Banyak Dikeluhkan

MAKASSAR, BKM– Lembaga pengawasan penyelenggaraan pelayanan publik Ombudsman Kota Makassar masih banyak menerima pengaduan dan keluhan dari masyarakat umum di Makassar terkait buruknya pelayanan publik yang diberikan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kota Makassar.
Selain itu, praktik praktik pungutan liar (Pungli) yang dilakukan oleh oknum pegawai juga masuk dalam pengaduan terbanyak yang hampir setiap hari diterima Ombudsman Kota Makassar.
Ketua Ombudsman Makassar, Khudry Arsyad menyatakan, November tahun ini, Ombudsman Makassar menerima pengaduan atau laporan dari masyarakat terbanyak pada pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Makassar dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Makassar.
“Laporan atau pengaduan masyarakat setiap hari kita masih terima, dan kebanyakan masyarakat itu konsultasi pada pelayanan publik yang diberikan SKPD, seperti terkait E-KTP yang dinilai cukup lama dan sulit dalam pengurusan, dan masih banyak terkait pembelian buku, dan biaya lainnya yang dibebankan ke orang tua siswa,” kata Khudry Arsyad, Rabu (23/11).
Khudry hanya berharap seluruh SKPD Pemkot Makassar dapat lebih memaksimalkan memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan memperhatikan Standar Operasional Prosedur (SOP).
Sementara itu, Ombusdman Sulsel juga masih banyak menerima aduan atau laporan terkait minimnya pelayanan SKPD. Dalam tahun 2016 sendiri, Ombudsman RI Sulsel menerima hingga ratusan laporan dan aduan perihal SKPD.
Ketua Ombudsman RI Sulsel, Subhan Djoer membeberkan untuk tahun 2016, untuk tingkat propinsi Sulsel semua pemerintah daerah memiliki aduan dan aduan tersebut disampaikan ke Ombudsman RI Sulsel.
“Untuk SKPD yang paling banyak yang berada di pemda, disusul Badan Pertanahan Nasional,” ungkap Subhan Djoer, saat ditemui diruang kerjanya, kemarin.
“Untuk aduan yang kami terima, semuanya ditindak lanjuti dan sebagian besar sudah terselesaikan, dimana salah satu cara Ombudsman menyelesaikan laporan masyarakat dengan cara mediasi untuk mencari solusi. Minggu depan kami undang semua Tim saber pungli untuk berkoordinasi dalam rangka menindak lanjuti dan rencana OTT di tempat yang dicurigai terjadi pungli,” jelasnya.(arf-jun/war/b)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top