Gojentakmapan

Ketua LSM Yasindo Ditangkap

MAROS, BKM — Setelah buron hampir 12 tahun, terpidana kasus Kredit Usaha Tani (KUT) kabupaten Maros tahun 2004 lalu, Salahuddin Alam (47), akhirnya berhasil ditangkap tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros di salah satu rumah makan di Jakarta. Ia ditangkap tim Kejari Maros sekitar pukul 20.00 WIB, usai makan malam dengan salah seorang tokoh dari Sulsel.
Menurut Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Maros, Harry Surahman, bersangkutan telah diintai selama kurun waktu lima hari di tempat persembunyiannya. Keberadaan jejak Salahuddin Alam diketahui setelah pihak Kejari Maros melakukan investigasi. ”Salahuddin Alam menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejari Maros sejak tahun 2004 lalu, setelah ada putusan ingkrah dari Mahkamah Agung yang menetapkan ia sebagai terpidana kasus korupsi. Ia ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dalam kasus KUT tahun 2002 lalu. Jadi selama 12 tahun ia telah menjadi buronan Kejari Maros. Dalam kurun waktu tersebut, ia menetap di Jakarta,” jelas Harry saat melakukan jumpa pers di ruang kerjanya, Selasa.
Penangkapan Ketua LSM Yasindo tersebut dipimpin langsung Kasi Intel Kejari Maros, Harry Surahman dibantu Komandan Regu (Danru I) Satuan Sabhara Polres Maros, Aiptu Akbar. Setelah dibekuk Senin malam, tim Intel lalu berangkat ke Bandara Soekarno-Hatta Jakarta untuk berangkat ke Maros. Namun mereka baru berangkat pukul 23.00 WIB dan sampai sekitar 02.00 WITA.
Saat tiba di Bandara Hasanuddin Makassar, Hary dan rombongan dijemput tim Kejari Maros lainnya. Tervonis langsung dinaikkan ke mobil lalu digiring ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Maros. Salahuddin divonis karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi penyaluran Kredit Usaha Tani senilai Rp4,8 miliar kepada 14 Kecamatan di Maros tahun 2002. Sebelum melarikan diri, Salahuddin telah divonis Majelis Hakim Pengadilan Tipikor lima tahun penjara, kemudian ia melanjutkan ketingkat banding di Pengadilan Tinggi (PT) namun hukumannya menjadi enam tahun. (ari/mir/c)


Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top