Berita Kota Makassar | Desember, BLHD Sulsel Umumkan
Metro

Desember, BLHD Sulsel Umumkan

BADAN Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Sulsel telah melakukan verifikasi dan pendataan terkait limbah perusahaan-perusahaan yang ada di Sulawesi Selatan.
Sebelum mengumumkan perusahaan yang masuk kategori merah alias yang belum mengelola limbah dengan baik dan benar, data itu dikirimkan dulu ke Kementerian Lingkungan Hidup untuk diverifikasi ulang.
Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Sulsel, A Hasbi Nur, menjelaskan, setelah diverifikasi dan ditentukan kategori perusahaannya, baru BLHD akan mengumumkannya.
“Desember kita umumkan. Kita baru berikan data ke
kementerian untuk diverifikasi lagi mana yang pengelolaan lingkungan khususnya limbah baik atau masuk kategori hijau dan mana tidak yang masuk kategori merah,” ungkapnya kepada BKM, Rabu (23/11).
Dia mengatakan, tahun ini, ada 60 perusahaan yang diverifikasi pengelolaan lingkungannya. Dari jumlah itu, berdasarkan catatan BLHD, sekitar 50 persen atau 30-an perusahaan belum memenuhi syarat. Kebanyakan perusahaan itu berada di Kota Makassar yang bergerak dibidang industri dan perhotelan. Namun ada juga rumah sakit.
“Tapi untuk jelasnya nanti kami umumkan setelah diverifikasi oleh kementerian,” ungkap A Hasbi.
Tahun lalu, sebanyak 28 perusahaan termasuk sejumlah rumah sakit di Sulawesi Selatan masuk dalam kategori merah dalam pengelolaan lingkungan hidup. Perusahaan itu tersebar di beberapa kota dan kabupaten.
Penilaian itu diberikan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui
Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper).
Dari 60 perusahaan yang dinilai, hanya satu perusahaan yang masuk kategori hijau, 31 biru, dan sisanya 28 perusahaan masuk kategori merah.
Dia melanjutkan, perusahaan mendapat rapor merah karena rata-rata belum memiliki
Instalasi Pengelolaan Air dan Limbah (IPAL). Hal lain yang jadi kendala adalah bagaimana perusahaan mengelola sampah B3 (Bahan Berbahaya Beracun), termasuk pengelolaan kualitas udaranya.
“Perusahaan yang masuk kategori merah diminta untuk memperbaiki pengelolaan limbahnya dengan batas waktu yang telah ditentukan,” pungkasnya. (rhm)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top