Headline

Mobil None Dibobol, Ganti Kacanya Tunggu DAU

MAKASSAR, BKM — Kendaraan Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo dibobol maling. Aksi pembobolan itu diperkirakan terjadi dinihari menjelang subuh, Selasa (22/11).
Pelaku melakukan aksinya dengan memecahkan kaca mobil dinas Nissan X-Trail DD 401 yang terparkir di depan rumahnya, di Kompleks Jalan Pengayoman, Makassar.
Pejabat yang akrab disapa None ini, ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu. Dia mengaku pembobolan mobil dinasnya diketahui sekitar pukul 08.00 Wita ia hendak berolahraga pagi.
“Saya kan pulang malam dari Parepare. Langsung istirahat. Pagi saya keluar rumah mau olahraga. Orang ribut-ribut. Ternyata mobil dinasku pecah kacanya,” jelas None.
Pelaku membobol mobil dengan memecahkan kaca belakang sebelah kanan. None pun menyuruh stafnya melaporkan kejadian itu ke polisi.
Dia mengaku sejauh ini belum mengetahui secara pasti barang apa saja yang dibawa maling. “Yang hilang lagi dicek. Karena kita bingung di dalam mobil tidak ada yang terbongkar,” ujarnya.
Ketika dikonfirmasi sekaitan hilangnya laptop Sony Vaio 14 inchi yang harganya diperkirakan Rp20 juta seperti dilaporkan anggotanya ke polisi, None mengatakan belum mengetahui secara pasti. Namun jika benar, None akan dibuat pusing karena cukup banyak data penting dalam laptop tersebut. Diantaranya data guru dan hasil Uji Kompetensi Guru (UKG)
Terkait kaca mobil yang pecah, mantan Kepala Badan Diklat Sulsel itu mengatakan, kerugian diperkirakan setara dengan nilai tunjangan pakasi yang diterima PNS Pemprov Sulsel. Seperti diketahui, tunjangan pakasi di lingkup pemerintah provinsi itu sekitar Rp2 jutaan. “Dan untuk mengganti kaca itu, harus tunggu Dana Alokasi Umum (DAU) dulu,” jelasnya.
Ketika ditanya apakah ada indikasi jika pembobolan mobil dinasnya merupakan aksi teror untuk dirinya, None mengaku tidak tahu. Namun dia sempat bertanya-tanya, kenapa bagian dalam mobilnya tetap rapi. Tidak teracak-acak. Tas kecil dalam mobil yang kerap digunakan untuk menyimpan uang pun tidak disentuh sama sekali oleh pelaku.
“Saya tidak tahu apakah ini pencurian murni atau saya diancam,” katanya. Dia mendesak aparat kepolisian untuk mengusut dan menuntaskan kasus ini secepatnya. (rhm/rus)


Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top