Berita Kota Makassar | Cakka: Pancasila Sebagai Perekat Bathin
Sulselbar

Cakka: Pancasila Sebagai Perekat Bathin

FOTO BERSAMA -- Bupati Luwu Andi Mundzakkar, Kapolres AKBP Ahmad Yanuari Insan, Kajari Belopa Gede Edy, Ketua DPRD Luwu Andi Muharir, Pabungkol Mayor Inf Martinus Paggasing dan para peserta upacara kebhinekaan saat berposes bersama usai upacara di halaman Mapolres Luwu.

LUWU, BKM — Bupati Luwu Andi Mudzakkar menegaskan pancasila sebagai alat utama perekat bathin bagi seluruh rakyat Indonesia.
Hal ini disampaikan Cakka saat memimpin upacara Kebhinekaan di Mapolres Luwu, Selasa (22/11). Kapolres Luwu AKBP Ahmad Yanuari Insan, Kajari Belopa Gede Edy, Ketua DPRD Luwu Andi Muharir, Pabungkol Mayor Inf Martinus Paggasing, termasuk para prajurit TNI, Polri, KNPI, Pemuda Pancasila dan Senkom mitra polisi.
Cakka menekankan alat perekat bathin utama adalah pancasila. “Kita ini bhineka tunggal ika berbeda beda tapi tetap satu,” ujarnya.
Menurut Cakka tantangan kita saat ini adalah menghadapi soal kemajukan. Dimana persoalan kemajemukan harus dikelola dengan baik dimana keragaman yang mewarnai masyarakat kita justru harus jadi perekat bangsa.
“Negara ini menjadi kuat jika kita menolak sikap radikalisme, terorisme dan narkoba. Untuk itu NKRI adalah harga mati,”bebernya.
Sikap acuh tak acuh dan apatis akan menjadi paham radikal jika tak di tangani dengan baik. Apel Kebinekaan ini menjadi kekuatan bagi indonesia yang maju adil dan toleran.
Dia berharap masyarakat Luwu kedepan lebih menghargai Kebhinrkaan sebab dalam tubuh bhineka tunggal ika terdapat berbagai perbedaan baik suku, ras dan agama namun. Demikian kehebatan Bhineka Tunggal Ika justru menyatukan kita yakni berbeda beda tapi tetap satu untuk NKRI yang beradab dan beretika.
Upacara kebhinekaan yang digagas Polres Luwu nampak pula menghadirkan para tokoh masyarakat, agama, adat, organisasi kepemudaan, para Camat dan kades se kabupaten Luwu. (wan/C)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top