PMI Kecewa dengan AP I – Berita Kota Makassar
Gojentakmapan

PMI Kecewa dengan AP I

MAROS, BKM — Palang Merah Indonesia (PMI) Sulsel mengaku kecewa dengan pihak Angkasa Pura (AP) I. Pasalnya, gerai donor darah yang disiapkan PMI Sulsel di Bandara Sultan Hasanuddin tak direspon AP I. Hal ini diungkapkan Sekretaris PMI Sulsel, Lutfi Kadir, Rabu (16/11), saat menghadiri musyawarah kerja PMI Maros di Hotel Transit.
Lutfi Kadir mengatakan, pada masa General Manager (GM) AP I, Akhmad Munir, PMI Sulsel berencana membuat gerai donor darah di Bandara Sultan Hasanuddin. Dan ini direspon sangat baik Akhmad Munir. Namun, setelah penggantian GM AP I dari Akhmad Munir ke Cecep M Sonjaya, komunikasi yang awalnya lancar menjadi mandek dan tidak direspon.
”AP I ini seperti negara dalam negara. PMI susah masuk. Awalnya komunikasi berjalan lancar dan GM sebelumnya merespon sangat baik. Sehingga kami pun menyiapkan gerai donor darah berbentuk kontainer. Dan ini sudah siap pakai. Tapi setelah pergantian, tidak ada respon. Akhirnya gerai ini terancam tidak terpakai,” bebernya.
Lutfi Kadir menyebut, anggaran pengadaan gerai ini sebesar Rp60 juta. Gerai ini ditempatkan di bandara sebagai media amal untuk masyarakat. Kontainer gerai donor darah ini seluas 3×8 meter dan berencana ditempatkan di area ruang tunggu terminal bandara. Gerai donor darah ini fungsinya mirip dengan gerai donor darah yang ada di Mall Ratu Indah Makassar.
”Padahal kita hanya minta tempat. Untuk listrik siap bayar sendiri. Tapi sampai sekarang belum connect dengan Angkasa Pura. Mungkin ini Angkasa Pura lebih mengutamakan aspek bisnis dari pada aspek kemanusiaan,” jelasnya.
Meski begitu, Lutfi mengaku akan mengadukan hal ini ke ketua umum PMI pusat yang juga Wapres Jusuf Kalla. Pihaknya optimis ini akan direspon baik JK. Dikonfirmasi terpisah, Legal Section Head AP I, Turah Ajiari, membantah pihak AP I tidak merespon keinginan PMI Sulsel ini. Menurutnya, komunikasi sejauh ini berjalan lancar.
Namun memang ada hal yang tidak bisa dipenuhi pihak AP I. Ia menampik jika Angkasa Pura sengaja tidak merespon keinginan PMI untuk membuat gerai di Bandara. Menurutnya, meski PT Angkasa Pura sebagai tuan rumah di Bandara, namun untuk mendapatkan persetujuan pembukaan gerai di ruang tunggu, maka PMI harus mendapatkan persetujuan dari Kementerian Perhubungan dalam hal ini Otoritas Bandara.
”Intinya, komunikasi bagus cuma maunya PMI di dalam ruang tunggu. Padahal itu tidak bisa di dalam. Pertimbangannya, di ruang tunggu itu untuk orang-orang terbatas saja. Kami sudah proses hanya PMI maunya di dalam sementara itu tidak boleh,” pungkasnya. (ari/mir)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top