Bisnis

Perbankan Syariah Meningkat 17,58 Persen

JAKARTA, BKM — Di tengah kondisi perekonomian yang tidak menggembirakan sepanjang tahun 2016 ini, justru memberi dampak positif terhadap perbankan syariah. Industri perbankan syariah nasional masih mencatat pertumbuhan cukup signifikan baik dari sisi aset maupun pangsa pasar.
Sekretaris Jenderal Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo), Achmad K Permana, mengatakan, total aset perbankan syariah per 30 September 2016 mencapai Rp331,76 triliun. Angka tersebut meningkat 17,58 persen jika dibandingkan periode yang sama ditahun sebelumnya. ”Kami masih bisa tumbuh hampir 18 persen itu dipacu pertama adanya konversi. Di luar itu, kami juga didukung adanya pertumbuhan dana haji dan kampanye keuangan syariah,” kata Permana kepada wartawan di Jakarta, Senin (21/11).
Menurut Permana, pertumbuhan total aset perbankan syariah tersebut ditopang adanya peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 20,16 persen menjadi Rp263,52 triliun. Adapun pembiayaan perbankan syariah tercatat meningkat 12,91 persen mencapai Rp235,01 triliun. Dengan capaian tersebut, kini pangsa pasar perbankan syariah terhadap industri perbankan nasional mencapai 5,3 persen.
”Kami telah mencapai pangsa pasar melebihi 5 persen. Itu merupakan batas psikologis atau jebakan 5 persen,” ujar Permana.
Menurut Permana, pencapaian kinerja industri perbankan syariah tersebut patut disyukuri. Pasalnya, capaian ini dibukukan di tengah situasi perekonomian makro global maupun domestik yang kurang kondusif untuk melakukan pertumbuhan usaha. (*mir)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top