Politik

Kahfi Penentu Ketua PAN Gowa

IST HADIRI--Ketua DPW PAN Sulsel Ashabul Kahfi bersama sejumlah pengurus DPW ketika menghadiri Musda PAN Kabupaten Jeneponto beberapa waktu lalu. Hingga kini masih ada empat daerah yang belum memiliki ketua DPD.

SIAPA yang nantinya memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Gowa semuanya ditentukan oleh ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulsel Ashabul Kahfi bersama sejumlah tim. Hal tersebut disampaikan Wakil ketua DPW PAN Sulsel Andi Irfan AB diruang kerja Komisi A DPRD Sulsel, Senin (21/11).
Menurut Irfan, ada tiga nama yang berpeluang memimpin PAN Gowa yakni Wakil Ketua DPRD G0wa Abd Haris Tappa, mantan ketua DPD Mappauddang Dg Lingka serta petahana Syarifuddin Tutu. “Namun karena penentuann ketua yang dilakukan lima orang formatur tak menghasilkan kesempakatan, maka disepakati agar penentuan Ketua ditentukan oleh DPW,”ujar Irfan kemarin.
H Syarifuddin Tutu yang dimintai tanggapannya soal belum adanya keputusan dari DPW mengaku bila dirinya sudah menyerahkan semuanya ke wilayah. Yang jelas kata Tutu, dirinya masih siap menjadi ketua, apalagi sampai saat ini masih banyak kader PAN baik di Gowa maupun di wilayah yang meresponnya. “Saya tetap berusaha, makanya saya rutin lakukan komunikasi agar ada peluang diberikan oleh DPW, apalagi saya masih satu periode dan juga masih banyak yang masih menginginkan saya. Namun saya juga tidak bisa terlalu mendesak sebab itu kewenangan wilayah. Hanya saja saya akan sangat kecewa berat jika wilayah tidak memberikan saya kesempatan kedua sebagai Ketua PAN Gowa,” kata Tutu.
Tutu yang juga pernah tercatat sebagai Wakil Ketua DPRD Gowa ini mengatakan kekecewaannya itu artinya dirinya merasa periode kepengurusan PAN mendatang akan melemah. “Saya yakin akan melemah karena pasti kalau bukan saya lagi sebagai ketua, maka kerja saya tidak akan maksimal lagi dan itu jadi kerugian bagi PAN. Kalau saya masih ketua, maka saya tentu akan berjuang lebih keras lagi apalagi saya akan fokus pada pengembangan partai sebab saya tidak lagi di parlemen,” jelasnya.
Terpisah, Mappaudang Dg Lingka yang dikonfirmasi terpisah juga mengaku berharap sama yakni menyerahkan semua kepada DPW sebab itu sudah menjadi domain wilayah.
Mappaudang yang saat ini tercatat sebagai anggota Fraksi PAN DPRD Gowa saat ini menambahkan jika untuk tingkat DPD PAN Gowa hasil Musda beberapa bulan lalu sudah selesai dan formatur juga sudah mengirim nama-nama calon ketua termasuk dirinya. “Nama-nama yang masuk formatur itu sudah diplenokan oleh wilayah dan kita tidak bisa mengatur DPW. Sebagai kader, saya harus taat atas aturan partai. Kalau wilayah menyorong si A atau si B itu urusan partai karena pertimbangan partai kan harus melihat rating calon ketua yang bisa membuat PAN menang di Pemilu nanti,”jelasnya.
Menurutnya, penetapan wilayah merupakan hak prerogatif dan bukan karena pertimbangan keluarga, kerabat, kedekatan ataupun karena pertemanan. “Saya cenderung diam saja, ngapaian mesti ribut. Sebagai kader saya hanya sami’na wa ata’na,” jelas Mappaudang.
Adapun Haris Tappa yang ingin ditemui tak berhasil dikonfirmasi, ponselnya dihubungi tak ada nada aktif. (sar/rif)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top