Sulselbar

GKB Jadi Sejarah Baru Dunia Pendidikan

BKM/ALALUDDIN KEMBALI BERSEKOLAH -- Wakil Bupati Mamuju, H Irwan SP Pababari saat menyerahkan hadiah kepada peserta gerak jalan santai kembali bersekolah.

MAMUJU, BKM — Gerakan Kembali Bersekolah (GKB) yang digagas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju menjadi sejarah baru dalam dunia pendidikan. GKB ini kembali mencatatkan nama kabupaten Mamuju di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Rekor ini menjadi rekor keempat yang dicapai Pemkab Mamuju. Hal tersebut disampaikan Bupati Mamuju, Drs H Habsih Wahid MM bersama Wakil Bupati Mamuju, H Irwan SP Pababari SH. MTP, di Mamuju, akhir pekan lalu.
Pemanfaatan anggaran pendidikan harus terlihat di publik dengan pelayanan transparan dan akuntabel. Seperti pemberian seragam SD dan SMP pada masa tahun ajaran baru dari kota sampai ke pelosok desa. Juga sarana dan prasarana pendidikan serta membuat TPA (Taman Pengajian Al Qur’an) akan segera dilaksanakan dan akan menamatkan santri setiap tahunnya.
”GKB sebagai komitmen bersama untuk meningkatkan kulitas sumber daya manusia melalui jalur pendidikan formal SD, SMP, dan SMA. Semoga dengan acara ini niat untuk membangun dunia pendidikan bisa semakin maju, bermutu dan terjangkau bagi seluruh masyarakat dan seluruh anak dimanapun ia berada. Sekaligus menempatkan pendidikan sebagai prioritas pembangunan dan menjadi misi pertama pembangunan daerah agar kita dapat memajukan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan yang baik,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Mamuju, Irwan Pababari, mengatakan, pada masa kepemimpinannya jelang setahun bersama Bupati habsih Wahid, sudah bisa mempersembahkan Gerakan Kembali Bersekolah kepada seluruh masyarakat Mamuju dan Sulawesi Barat. ”Kami bisa mengembalikan anak putus sekolah untuk di sekolahkan kembali sebanyak 3.376 orang. Ke depan, akan lebih berlanjut. Karena masih ada sekitar 7.000 lebih lebih orang anak yang akan dikembalikan bersekolah secara bertahap sampai tuntas,” katanya.
Kegiatan ini telah berlangsung pada Sabtu (19/11), di anjungan Pantai Manakarra. Launching Gerakan Kembali Bersekolah diikuti 3.376 anak putus sekolah dapat kembali bersekolah secara massal dan terbanyak. Ini merupakan catatan baru dan pertama di Indonesia dalam sejarah MURI.
”Sangat jelas memenuhi kriteria. Karena kami sudah memberi piagam penghargan tersebut kepada Bupati Mamuju, Drs H Habsih Wahid MM bersama kepada dinas pendidikan, pemuda dan olahraga sebagai bukti bahwa GKB ini berhasil menoreh rekor baru di indonesia.
”Meskipun ini bisa dilakukan di daerah lain, tetapi hari ini secara massal dan yang terbanyak. Semoga ke depan dapat menginspirasi setiap kota dan kabupaten di Indonesia untuk melakukan gerakan seperti ini yang dapat mengembalikan anak putus sekolah untuk bersekolah kembali tebanyak. Dan ini catatan pertama kami di Indonesia,” kata Senior Manager MURI, Jusuf Ngadri yang hadir bersama Marketing Manager, Andre Purwandono.
Staf Ahli Bidang Hubungan Pusat dan Daerah, James Modouw sebagai perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia menyampaikan rasa terimakasih kepada bupati Mamuju, wakil bupati Mamuju, jajaran pemerintah kabupaten Mamuju, Kapolres Mamuju, Dandim 1418 Mamuju, dan seluruh sponsor baik dari perbankan, BUMN dan seluruh masyarakat Mamuju.
”Semoga dapat menjadi contoh untuk kearifan masyarakat yang mempunyai gaung besar untuk Indonesia. Karena gerakan ini sangat berarti merupakan gerakan sosial menjadi spirit besar. Dan orang akan merasa kalau tidak bersekolah maka akan bersalah,” jelasnya. (ala/mir/c)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top