Metro

Dispenda Minta Bantuan ke Kejaksaan

MAKASSAR, BKM– Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) meminta bantuan ke Kejaksaan untuk mengalihkan penagihan pajak pada tahun 2017 mendatang. Hal ini dilakukan untuk mendorong peningkatan pendapatan di sektor pajak.
Hal ini dilakukan karena tidak terealisasinya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar pada tahun 2016 ini.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Makassar, Irwan Adnan saat memberikan gambaran umum APBD-P 2017, Senin (21/11) di Gedung DPRD Makassar.
Adnan juga mengaku kesulitan menarik pajak ke pelaku usaha utamanya pajak untuk sektor perhotelan dan restoran. Begitupula dengan pajak di sektor reklame dan pajak hiburan.
“Kami di Dispenda kewalahan menghadapi para pengusaha, utamanya hotel dan restoran yang tidak juga membayar pajaknya. Surat peringatan telah berulang kali kami keluarkan namun pihak hotel tidak juga bergeming,” ungkapnya.
Mantan Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) itu juga mengatakan, tahun 2017 mendatang penagihan pajak kepada perusahaan yang memiliki tunggakan tidak lagi dilakukan oleh Dispenda, namun diserahkan ke kejaksaan untuk memanggil dan menagih perusahaan tersebut.
“Tahun 2017 kita akan serahkan penagihan tersebut ke Kejaksaan biarkan kejaksaan yang memanggil langsung. Target pendapatan pajak di sektor hotel pada tahun 2017 diturunkan jumlahnya hanya sebesar Rp138 miliar, atau turun jika dibanding pada tahun 2016 sebesar Rp143 miliar,” jelasnya.
Menyikapi hal itu, anggota Badan Anggaran (Banggar), Andi Nurman mengapresiasi upaya Pemerintah Kota Makassar dalam hal ini Dispenda untuk mendorong peningkatan PAD Makassar 2017 mendatang. “Harusnya langkah ini sudah dari dulu dilakukan, sehingga kita tidak sampai merasakan PAD yang berjalan terseok-seok karena kurangnya realisasi penerimaan pajak,” katanya.(ita)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top