Berita Kota Makassar | 2017, Balai Kota Miliki Sertifikat
Metro

2017, Balai Kota Miliki Sertifikat

MAKASSAR, BKM– Pemerintah Kota Makassar terus berupaya menyelamatkan aset berupa fasilitas umum (Fasum) dan fasilitas sosial (Fasos) yang belum memiliki alas hak berupa sertifikat.
Pemkot Makassar bekerjasama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota makassar untuk mempercepat terbitnya sertifikati aset-aset yang dimiliki pemkot.
Ditahun ini, Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA) Makassar telah mendata dan mengusulkan sebanyak 24 lokasi di Makassar yang dikalim sebagai aset Pemkot Makassar. 24 lokasi tersebut berupa lahan yang berdiri bangunan puskesmas dan sekolah.
“Tahun ini ada 24 lokasi yang sudah kami usulkan ke BPN Makassar untuk disertifikatkan. Kebanyakan adalah lahan bangunan puskesmas dan sekolah. Kami harap di tahun 2017 mendatang semua aset sudah disertifikatkan,” Jelas Kepala Bidang Aset Pemkot Makassar, Iswady Podasi di ruang kerja, Senin (21/11).
Di tahun ini lanjut Iswady, aset Pemerintah Kota Makassar yakni bangunan Kantor Balai Kota Makassar, rumah jabatan (Rujab) Wali Kota, Anjungan Pantai Losari, Anjungan Bugis-Makassar dan Anjungan Toraja-Mandar juga diusul disertifikatkan. Anggarannya-pun mencapai Rp1 miliar.
“Semua lokasi atau lahan yang kita usulkan ke BPN Makassar sudah diukur, dan akhir tahun sudah ada sertifikatnya. Anggaran yang dikeluarkan itu sebesar Rp1 miliar untuk empat lokasi yang termasuk dengan pengurusan notaris dan masing-masing lokasi itu menggunakan anggaran sebesar Rp590 ribu khusus sertifikat. Kendala yang kita alami dalam mensertifikatkan aset itu ada pada BPN Makassar, karena kita hanya mendata dan mengusulkan. Sedangkan BPN Makassar memiliki wewenang untuk mengeluarkan sertifikat,” akunya.(arf)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top