Metro

Sekprov: Tambahkan ka Anggaranku

MAKASSAR, BKM — Pemprov Sulsel dibuat pusing dalam mengelola dana yang akan dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017.
Pasalnya, Dana Alokasi Umum (DAU) yang disuntikkan pemerintah pusat untuk APBD 2017 tidak proporsional untuk membayarkan gaji PNS lingkup Pemprov Sulsel yang membengkak tiga kali lipat akibat perpindahan status guru SMA/SMK sebagai pegawai pemprov.
Sekretaris Provinsi Sulsel, Abdul Latif mengestimasi, anggaran yang dibutuhkan untuk membayar gaji PNS sebesar Rp2,9 triliun. Sementara DAU yang diberikan sekitar Rp2,26 triliun. Artinya ada selisih sekitar Rp600 miliar lebih yang harus ditalangi Pemprov Sulsel.
Abdul Latif mengaku masih menunggu sikap Kemenkeu terhadap persoalan tersebut. Dia berharap sebelum tahun anggaran baru dimulai, sudah ada tambahan dana dari pusat.
“Siapapun melihat datanya, pasti beranggapan itu tidak betul. Ada yang salah dalam pengalokasian DAU di Sulsel. Tambahkan maka anggaranku,” jelas Sekprov.
Karena persoalan itu, Tim Penyusun Anggaran Daerah (TPAD) berangkat untuk mengonsultasikan persoalan ini ke Kementerian Keuangan.
Namun sayang, hasilnya belum jelas. Seperti dikemukakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel Jufri Rahman.
“Belum ada kejelasan terkait tambahan anggaran. Kemenkeu cuma bilang, kami kaji dulu,” ungkapnya kepada BKM, Minggu (20/11).
Seperti yang diberitakan sebelumnya, alokasi DAU yang digelontorkan untuk Sulsel dominan digunakan untuk membayar gaji pegawai yang bertambah menjadi 27 ribu orang. Tahun 2017 memang ada penambahan sekitar 872 miliar. Namun, penambahan itu tidak sebanding dengan bertambahnya pegawai nyaris tiga kali lipat.
“Bandingkan saja, tahun 2016, alokasi untuk belanja pegawai sebesar Rp1,394 triliun. Itu untuk bayar gaji pegawai sebanyak 10.094 orang. Namun tahun depan, jumlah pegawai bertambah hingga menjadi 27 ribu. Sementara pertambahan hanya sekitar 800an miliar. Sangat tidak berimbang dengan kebutuhan untuk pembayaran gaji. Akibatnya hampir seluruh dana DAU masuk dalam belanja pegawai dan tunjangan lainnya,” ungkap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel, Jufri Rahman. (rhm)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top