Sulselbar

Kejari Segera Tetapkan Tersangka

BKM/ALALUDDIN Hidjaz Yunus

PASANGKAYU, BKM — Penanganan dugaan penyalahgunaan anggaran negara di desa Lariang masih terus bergulir di Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju Utara (Matra). Padahal, sejak beberapa bulan lalu telah ditingkatkan ke penyidikan. Bukti-bukti pun masih terus dikumpulkan untuk memperkuat keyakinan penyidik.
Rabu (16/11), tim Kejari Matra kembali melakukan penggeledahan rumah kediaman bendahara desa Lariang, untuk mencari sejumlah dokumen yang terkait dengan kasus yang sedang ditangani tersebut. Kasi Pidsus Kejari Matra, Hidjaz Yunus, mengungkapkan, dari hasil penggeledahan itu, pihaknya menemukan sejumlah stempel toko, yang diduga digunakan memalsukan kuitansi pembelanjaan.
”Banyak stempel toko yang kami temukan. Ada puluhan. Jadi kemungkinan, pembelian-pembelian itu dipalsukan semua. Waktu kami melakukan penggeledahan tadi bendaharanya lagi tidak ada,” terang Hidjaz Yunus, beberapa waktu lalu saat ditemui di ruang kerjanya.
Dengan ditemukannya bukti-bukti baru yang semakin menguatkan tersebut, Hidjaz Yunus mengaku segera menetapkan tersangka dari kasus ini. Namun siapa calon tersangka itu, ia masih belum bisa mengungkapkannya. ”Kemungkinan satu dua hari ini kami akan menetapkan tersangkanya. Calonnya ada dua orang. Tapi saya tidak bisa menyebut namanya. Kerugian negara dari kasus ini masih sementara dihitung pihak BPKP. Kami taksir sekitar Rp200 juta lebih,” katanya. (ala/mir/c)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top