Sepulang Sekolah Beternak Ayam dan Berkebun – Berita Kota Makassar
Headline

Sepulang Sekolah Beternak Ayam dan Berkebun

BKM/AGUS BURHAN SISWA BERPRESTASI-Yuda Triadi, siswa berprestasi MTs Gandang Batu Salubarani, Tana Toraja bersama ayahnya, Rahmat Johan.

SEMUA orang tua ingin anaknya kelak bisa meraih sukses dan berhasil. Tak terkecuali oleh mereka yang sehari-harinya menggeluti pekerjaan dengan bertani.
Seperti Rahmat Johan dan Nurmayanti. Ia ingin anaknya, Yuda Triadi dapat menggapai apa yang dicita-citakannya.
Saat ini Yuda berusia 15 tahun. Ia duduk di bangku kelas IX Madrasah Tsanawiah (MTs) Gandang Batu Salubarani, Tana Toraja.
Yuda lahir tahun 2002 dari pasangan suami istri Rahmat Johan dan Nurmayanti. Keluarga ini tinggal di Dusun Kaluku, Kecamatan Gandang Batu Sillanan (Gandasil). Dari segi ekonomi, mereka tergolong kurang mampu.
Namun hal itu tidak menyurutkan Yuda untuk meraih prestasi di sekolah. Di kelas, Yuda menempati posisi ranking 7. Di tahun 2016 ini, ia bersama 32 temannya terpilih mewakili Tana Toraja mengikuti Jambore Pramuka Nasional tingkat Penggalang. Kegiatan berlangsung di Cibubur, Jawa Barat.
Karena kondisi ekonomi keluarga, setiap hari Yuda mesti berjalan kaki ke sekolah. Jaraknya kira-kira tiga kilometer.
”Sejak kelas V Sekolah Dasar (SD), Yuda memang sudah rutin mengikuti latihan pramuka di sekolahnya. Karena tekun dan disiplin, pelatih di sekolah ini memilihnya ikut jambore,” kata Kepala MTs Salubarani, Syamsuddin.
Diakui Syamsuddin, sejak dirinya menjabat kepala sekolah di MTs Salubarani, kegiatan ekstrakurikuler pramuka memang cukup menonjol. Sejak masuk MTs, Yuda telah memperlihatkan kemauan dan kemampuannya. Ia rajin latihan tanpa kenal lelah.
Berprestasi di ekstrakurikuler, bukan berarti Yuda melupakan mata pelajarannya. Dua-duanya dilakoni dengan telaten. Hasilnya, Yuda juga mampu mengukir prestasi di bidang akademik. Khususnya pada mata pelajaran matematika, kimia dan fisika. Tidak salah jika ia kemudian ditunjuk mewakili Tana Toraja untuk mengikuti kompetisi sains tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Rahmat Johan, ayah Yuda Triadi yang ditemui di kediamannya bertutur tentang anaknya. Kata dia, sepulang sekolah Yuda rajin memelihara ayam dan ternak lainnya. ”Dia juga membantu saya berkebun cengkeh,” ujarnya.
Untuk membiayai sekolah empat orang anaknya, Rahmat mengandalkan hasil pertanian. Termasuk dari berkebun cengkeh.
Perjuangan Rahmat agar anak-anaknya menjadi orang terdidik, sedikit mulai memperlihatkan hasil. Putra bungsunya yang juga kakak Yuda, Eka Wahyudi diterima di Politeknik Unhas tahun lalu. Ia mendapatkan beasiswa Bidikmisi.
”Kami bersyukur karena kakaknya Yuda bisa kuliah dibiayai pemerintah. Tapi masih ada biaya lainnya yang mesti ditanggung orang tua. Berkat hasil tanaman cengkeh, biaya pendidikannya bisa teratasi,” ujar Rahmat.
Dari penuturan Yuda, terungkap kalau ia tidak hanya aktif di pramuka. Sesekali dirinya bermain voli bersama teman-temannya. Olahraga ini memang menjadi hobinya.
Yuda punya cita-cita menjadi seorang tentara. Keinginan itu bukan tanpa dasar. Selama ini ia telah membiasakan dirinya untuk disiplin lewat pramuka. Termasuk belajar menguasai dasar-dasar baris berbaris. (gus/rus/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top