Perkenalkan Dunia Fotografi ke Anak-anak Papua – Berita Kota Makassar
Headline

Perkenalkan Dunia Fotografi ke Anak-anak Papua

KEPUTUSAN Nurjanna Jamaluddin Saturi untuk mengajar di wilayah terpencil Papua, tidak diambil begitu saja. Ia memang punya keinginan untuk ambil bagian membantu mencerdaskan anak-anak bangsa.

Laporan: Ardhita Anggraeni

SEBELUM ditempatkan mengajar di SMP Negeri 1 Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Jane -sapaan akrab Nurjanna- sebenarnya diberi banyak pilihan. Namun hatinya tertambat di paling ujung Indonesia itu.
”Begitu banyak yang bisa dieksplor di sini. Mulai dari kekayaan budaya, kehidupan masyarakat hingga potensi alamnya,” katanya memberi alasan kenapa memilih mengajar di Papua.
Sambil sesekali tertawa kecil, Jane menceritakan perjalannya di tanah rantau. Ia sadar, bahwa pendidikan berkualitas di Papua akan membentuk karakter siswa siswinya.
Karena itu, Jane menunaikan amanah dan tanggung jawab yang diemban dengan sungguh-sungguh. Waktunya selalu diluangkan untuk anak didiknya. Mulai dari mengajak mereka kerja bakti di ahri libur. Mengangkut air di musim kemarau. Ataupun les-les tambahan di luar jam sekolah.
Bahkan, Nurjanna yang seorang muslimah jadi bisa menghafal lagu-lagu rahoni umat Kristiani. Karena siswa siswinya selalu menyanyikan lagu yang diperolehnya di sekolah Minggu.
Toleransi seperti ini tak asing bagi Jane. Apalagi ia memiliki latar belakang sebagai seorang penulis serta pecinta seni.
Sebelum memilih menjadi pengajar, Jane telah banyak mencetak prestasi di bidang menulis dan seni. Ketika kuliah, ia juga aktif di organisasi kampus.
Sebut saja di Lembaga Penerbitan dan Penyiaran Mahasiswa (LPPM) Profesi Univesitas Negeri Makassar (UNM). Ia menjadi wartawan kampus.
Jane juga tercatat sebagai Ketua Tim Robotron UNM, Study Club Al-Huda. Ketua Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Duampanua. Anggota di Persatuan Cendolers Makassar dan Sekitarnya (Pacarita). Owner di Jane Jamlu Holic (Fans Club). Pendiri di Kelas Inspiratif Makassar dan Penyala Makassar. Pendiri di Kelas Esperanto Makassar. Ia juga bergabung di komunitas Infinity Fotography.
Jane aktif mengikuti ebrbagai lomba karya tulis, baik tingkat lokal maupun nasional. Ia pernah meraih juara I Penulisan Feature Terbaik dalam kegiatan Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut (PJTL) Almamater se-Indonesia. Kegiatan ini digelar Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Teropong Universitas Muhammadiyah Sumaterta Utara, Medan, Mei 2012.
Pernah menjadi peserta terbaik dalam ajang Diklat Jurnalistik Tingkat Dasar (DJMTD) yang diadakan LPPM Profesi UNM tahun 2010. Meraih predikat terbaik pertama di ajang penulisan mahasiswa seluruh Indonesia di Jakarta.
“Kalau untuk menulis, sudah banyak tulisan yang saya publis. Saya juga suka fotografi. Sempat ikut beberapa ajang pameran fotografi di Malaysia, Brunai Darussalam dan Cina,” terangnya.
Nama pena Jane Jamlu ini punya segudang hobi. Selain suka jalan-jalan, dia selalu mengabadikan momen itu dengan foto. Ia bahkan tergabung dalam group aliansi Gila Foto. Namun yang difotonya bukan diri sendiri. Melainkan mengembangkan obyek foto untuk mengangkat kisah hidup orang lain.
“Saya suka foto, tapi bukan selfi, ya. Lebih pada foto kisah hidup orang yang saya publish. Melalui sketsa foto ia bisa bicara kepada seluruh orang tanpa ada teks,” ujarnya.
Hobi itu kemudian ditularkan Jane kepada siswa siswinya. Di sela-sela rutinitas kesehariannya, ia mengajar dan memperkenalkan dunia fotografi kepada siswa siswinya. Satu harapan besarnya, kelak anak didiknya itu bisa memperkenalkan kampung halamannya kepada dunia luar.
”Dengan foto, kita bisa menyampaikan kepada dunia tentang apa yang dimiliki Papua,” tandasnya.
Bagi Jane, keberadaan anak-anak Papua di sekelilingnya telah menjadi hiburan tersendiri baginya. Baik dalam suasana suka maupun duka.
”Saat-saat menyedihkan bagi saya tinggal di pelosok desa Papua, adalah saat bubar sekolah. Tak ada lagi suara anak-anak yang terdengar di dekat rumah. Sunyi,” ucapnya. (*/rus)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top