BMKG: Sulsel Harus Waspada Bencana – Berita Kota Makassar
Metro

BMKG: Sulsel Harus Waspada Bencana

MAKASSAR, BKM– Saat ini wilayah Sulawesi Selatan khususnya bagian barat telah memasuki awal musim penghujan.
Hujan sudah mulai turun hampir setiap hari, khususnya di Kota Makassar. Curah hujan diperkirakan akan terus bergerak ke arah timur Sulawesi Selatan di daerah Bone, Soppeng, dan Wajo.
Meskipun hampir setiap hari turun hujan, namun kondisi saat ini di Sulawesi Selatan masih tergolong normal. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar, pada bulan ini curah hujan masih sedang.
Angin yang bergerak juga masih terpantau dari arah tenggara, belum dari barat. Jadi masih ada pasokan angin dari Australia yang mengakibatkan curah hujan masih dalam skala normal.
Forecaster BMKG, Rizky Yuda Pahlawan mengatakan, puncak hujan terjadi pada Desember dan Januari. Pada bulan tersebut curah hujan akan tinggi, khususnya di wilayah Makassar. Aliran angin pada bulan tersebut sudah mulai dari arah barat sehingga pasokan uap air yang menuju Sulawesi Selatan akan melimpah.
Hal inilah yang menyebabkan pada Desember dan Januari akan terjadi hujan lebat di wilayah Sulawesi Selatan secara umum. Wargapun diminta untuk waspada terhadap banjir, khususnya di wilayah yang padat seperti Makassar.
Rizky Yuda Pahlawan menambahkan, kemungkinan beberapa tempat di Makassar akan tergenang banjir. “Kalau dari tata kota maupun drainasenya yang sama dari sebelum-sebelumnya, pasti Makassar bisa banjir. Seperti di Jalan Racing Center, karena drainasenya yang masih seperti itu,” jelas Rizky.
Selain banjir, warga juga diminta waspada terhadap angin kencang dan tanah longsor. Angin kencang justru akan terjadi pada November ini. Rizky menambahkan diwaspadai terjadi angin kencang karena pertumbuhan awan Comolunimbus (CB) lebih intens pada sore hari bulan ini. “Sampai saat ini terpantau sering munculnya awan CB di Makassar, Gowa, Takalar, Maros, Masamba, Malili, Bone, dan Sengkang,” lanjut Rizky.
Tanah longsor biasanya terjadi mengikuti tingginya curah hujan. Bencana ini dikhawatirkan akan terjadi pada sekitaran Desember dan Januari di wilayah yang memiliki kemiringan lereng cukup tajam. Warga yang tinggal didaerah tersebut patut waspada jika terjadi hujan yang cukup lama.
BMKG sendiri mengyarankan kepada warga senantiasa membersihkan gorong-gorong untuk mencegah terjadinya banjir. Mengantisipasi terjadinya puting beliung, harus dilakukan pemangkasan pohon-pohan yang sudah tua. Apabila curah hujan cukup tinggi dalam waktu lama, maka warga yang bermukim di sekitar lereng curam harus mengevakuasi diri untuk menghindari terjadinya longsor.(mg)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top