Sulselbar

Bandara di Toraja Harga Mati

MAKALE, BKM — Anggota DPR RI yang juga putra daerah Tator Markus Nari menegaskan bahwa kelanjutan pembangunan Bandara Udara Buntu Kuni Kecamatan Mengkendek Tana Toraja sudah menjadi harga mati dan tak bisa ditawar-tawar lagi.
Menurut Markus sangat disayangkan jika nantinya pembangunan bandara dihentikan karena kehadirannya bisa membawa kesejahteraan masyarakat.
Dunia pariwisata di Tator akan meningkat termasuk kunjungan wisman dan wisnus. Markus menambahkan kehadiran bandara udara sangat penting.
Karena itu berbagai cara dan langkah ditempuh untuk mendapatkan anggaran, termasuk lobi dengan investor asing. Mengingat bandara kedepan solusi tepat tingkatkan ekonomi masyarakat Toraja, tentu sangat disayangkan jika ada suara sumbang dari orang Toraja sendiri.
Bisa dibayangkan pengorbanan orang Toraja kehadiran bandara seperti beberapa pejabat tersandung hukum.
Demikian pula makam leluhur dipindahkan, itu sangat luar biasa sehingga sebaiknya kita sepakat dan seperjuangan bandara akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat.
”Begitu bersemangatnya masyarakat Toraja kehadiran bandara harga mati, sangat naif jika ada yang bersuara latang hanya karena ada tujuan dan kepentingan,” jelasnya lagi. (gus/C).

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top