Penghina Kapolres Dituntut Dua Tahun – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Penghina Kapolres Dituntut Dua Tahun

SIDANG -- Terdakwa Jumaizar saat menghadiri sidang pembacaan tuntutan JPU atas dakwaan penghinaan terhadap institusi Polri dan Kapolres melalui Sosmed, di PN Sidrap, Kamis (17/11).

SIDRAP, BKM — Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Sidrap menuntut Jumaisar alias Maesar bin Ahmad Lusi, terdakwa kasus ‘Hate Speech’ di Sosial Media (Sosmed) Facebook, Kamis (17/11) dengan tuntutan dua tahun penjara.
Maesar dituntut dua tahun atas dakwaan melakukan penghinaan institusi Polri dan menebar kebencian terhadap pribadi Kapolres Sidrap AKBP Anggi Naulifar Siregar.
Tuntutan terdakwa Abdullah Zubair,SH, Muh Idil, SH dan Budiman SH menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan penghinaan dan pencemaran nama baik terhadap institusi negara.
“Sudah jelas tergambar perbuatan terdakwa membuat akses ITE yang bermatan penghinaan dan penyebaran kebencian ‘Hate Speech’ di sosmed Facebook. Ini sudah jelas diatur pasal 182 ayat (1) KHUP jo 27 ayat (3) jo pasal 45 ayat (1) UU RI No. 11 Tahun 2008. Ancamannya dua tahun penjara,” jar Abdullah Zubair, Kamis (17/11)
Hal yang meringankan terdakwa telah meminta maaf kepada korban.
“Terdakwa diberi keringanan karena khilaf dan mengakui perbuatannya, bersikap sopan dan tidak pernah dihukum,” tegasnya.
Agenda sidang berikutnya pekan depan yakni putusan majelis hakim yang akan dibacakan Ketua Majelis Hakim Muh Bintang SH, beranggotakan Hj Nurafiah, SH dan Andi Maulana, SH.
Sebelumnya Maesar menebar kebencian dan menghiba Kapolres termasuk institusi yang dipimpinnya bulan Juni 2016 lalu. Maesar tak terimah ayahnya Ahmad Lulu Sima ditangkap dan diproses hukum atas kasus investasi bodong melakukan penipuan terhadap 814 nasabah Yayasan Ummul Khair pada April lalu. (ady/C)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top