Ombusman Dorong Penguatan Pengawasan Desa – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Ombusman Dorong Penguatan Pengawasan Desa

BKM/ALALUDDIN SAMBUTAN -- Ketua perwakilan Ombusman Sulbar, Lukman Umar saat memberikan sambutan

MAMUJU, BKM — Ombudsman Perwakilan Sulawesi Barat telah memberikan masukan dan saran kepada kementerian desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi Republik Indonesia. Saran ini dalam rangka mendorong penguatan peran dan fungsi serta efektivitas program pendamping desa. Jajaran Ombudsman Republik Indonesia melalui perwakilan diempat provinsi, salah satunya Ombudsman Perwakilan Sulawesi Barat, menggelar Fokus Group Discussion, Rabu (16/11).
Tujuan strategis dalam kegiatan ini, untuk mendapatkan informasi yang akurat tentang proses penetapan kualifikasi, maka diharapkan nantinya para tenaga pendamping desa akan dilakukan secara baik pula dalam proses rekrutmen. Sehingga para tenaga pendamping, penetapan status tenaga pendamping, dan implementasi pelaksanaan tugas, dan mekanisme mudah diketahui dalam kemampuan serta pelaksanaan tugas.
Kesimpulan dari diskusi ini akan menjadi bahan masukan dan saran Ombudsman Republik Indonesia kepada Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, untuk dijadikan bahan evaluasi dalam rangka menyempurnakan program pendamping desa dan mendorong penguatan peran dan pungsi pendamping desa dalam menjalankan tugas.
Dalam Forum ini, dihadiri sejumlah unsur terkait, di antaranya, komisi I DPRD provinsi Sulawesi Barat, BPMPD provinsi Sulawesi Barat, BPMD kabupaten Mamuju Utara dan Polewali Mandar, camat, kepala desa, tenaga ahli pendamping desa tingkat kabupaten, dan pendamping desa tingkat kecamatan serta ditingkat desa (PLD) dari kabupaten Mamuju Utara dan Polewali Mandar sebagai sampel. Termasuk pihak Universitas Negeri Sulawesi Barat selaku panitia seleksi pendamping desa tahun 2016.
”Focus Group Discussion ini bertujuan pengumpulan data kualitatif untuk memahami persepsi, sikap, serta pengalaman yang dimiliki masing-masing pihak terkait. Sebab melalui FGD ini juga memungkinkan untuk mengumpulkan informasi secara cepat dan konstruktif dari peserta yang memiliki latar belakang berbeda-beda. Inti dari kegiatan ini, kita ingin melihat program ini lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Sehingga beberapa kekurangan yang ada semaksimal mungkin kita perbaiki, dan bagian dari tupoksi Ombudsman,” terang Lukman Umar, Kepala Perwakilan Ombudsman Sulbar. (ala/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top