Diimingi Rp4 Juta, Wanita Bawa Sabu Senilai Rp120 Juta – Berita Kota Makassar
Headline

Diimingi Rp4 Juta, Wanita Bawa Sabu Senilai Rp120 Juta

MAKASSAR, BKM — Jarum jam menunjukkan pukul 23.00 Wita, Rabu (16/11). Suasana di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar masih ramai. Sesaat lagi Kapal Motor (KM) Bukit Siguntang baru saja bersandar.
Sejumlah petugas kepolisian berpakaian preman sedari tadi melakukan pengintaian. Mereka mendapat informasi jika seorang kurir narkoba asal Tarakan ikut serta dalam pelayaran.
Begitu sandar, beberapa petugas langsung naik ke atas kapal. Mereka kemudian menunggu di dekat pintu keluar kapal.
Benar saja, Rilian alias Lian (19) yang sudah lama diincar polisi muncul dari dalam. Warga Jalan Sungai Lariang, Kelurahan Nunu, Kecamatan Palu Baru, Kota Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltra) itupun berhasil ditangkap tanpa perlawanan.
Saat dilakukan penggeledahan, di dalam tas ransel yang dibawanya, polisi menemukan serbuk kristal bening. Barang haram jenis sabu siap edar itu dikemas dalam tiga bungkus plastik ukuran besar. Setelah ditimbang, beratnya 151 gram. Jika diuangkan, harganya mencapai Rp120 juta.
Lian kemudian digelandang ke Unit I Narkoba Polresta Makassar. Barang bukti sabu yang disimpan dalam tas ransel ikut dibawa. Termasuk pakaian yang ada di dalamnya.
Di mapolrestabes, Lian yang ditetapkan sebagai tersangka langsung dipakaikan baju tahanan warna orange. Ditemui BKM di depan penyidik Unit I Narkoba Polrestabes Makassar, Lian berdalih sabu yang dibawanya milik salah seorang bandar narkoba wanita benisial SI di Tarakan.
”Dia suruh saya bawa ke Makassar menggunakan KM Bukit Siguntang. Di Makassar akan dijemput salah seorang pengedar. Tapi saya tidak tahu alamat yang akan menjemput,” akunya.
Oleh bandar SI, Lian dibelikan tiket kapal laut kelas ekonomi seharga Rp 450 ribu. Ia dijanjikan diberikan uang Rp4 juta jika sudah bertemu dengan penjemput sabu di Makassar.
”Saya juga dikasi uang makan Rp200 ribu selama di Makassar. Rencananya saya di sini sampai ada kapal yang akan kembali ke Tarakan,” ujarnya.
Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, AKBP Anwar Danu melalui Wakasat Narkoba, Kompol Fajri menjelaskan, tersangka sudah beberapa kali diintai anggotanya. Pengintaian dilakukan setiap ada kapal dari Tarakan yang tiba di Pelabuhan Soeta.
”Tapi baru kali ini anggota berhasil menangkap tersangka. Pengungkapan kasus ini setelah ada laporan dan informasi bahwa tersangka sudah tiba di pelabuhan dengan menggunakan KM Bukit Siguntang,” jelas Kompol Fajri.
Polisi kemudian menindaklanjuti informasi tersebut. Mereka menunggu KM Bukit Siguntang bersandar di pelabuhan.
Begitu kapal sandar, polisi langsung naik ke kapal. Kira-kira 30 menit menunggu di tangga pintu keluar, tersangka Lian muncul. Tas ransel yang dibawanya langsung digeledah. Di dalamnya ditemukan paket sabu-sabu. Diapun langsung diturunkan dari atas kapal, lalu dibawa ke mapolrestabes.
”Tersangka merupakan jaringan pengedar narkoba dari Tarakan ke Makassar. Ia membawanya ke Makassar untuk kemudian dijemput seorang pengedar di sini. Sudah beberapa kali dia membawa narkoba lewat Pelabuhan Soekarno-Hatta. Keterangannya masih dikembangkan untuk mencari pengedarnya di Makassar,” terang Fajri. (jul/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top