Sulselbar

Cegah Faham Radikalisme

MAMUJU, BKM — Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI bekerjasama Forum Koordinasi Pencegahan terhadap Terorisme (FKPT) Sulawesi Barat menggelar dialog yang melibatkan para tokoh agama, tokoh pendidikan serta para tokoh pemuda dalam kegiatan tersebut. Kepala Badan Kesatuan Bangsa (Kesbang) Provinsi Sulawesi Barat, Drs H Sanusi membuka secara resmi dialog yang diselenggarakan BNPT kerjasama FKPT Sulbar di Hotel D’Maleo Mamuju, Kamis (17/11).
Sanusi pada kesempatan tersebut mengatakan, peran para tokoh pendidik dan tokoh agama termasuk ulama agar terus melakukan pemahaman pada semua komponen yang ada di Sulbar. Ssehingga permasalahan paham radikalisme di wilayah ini, dapat dicegah dan tidak akan terjadi di daerah ini.
”Seluruh elemen masyarakat agar menjauhi paham radikalisme. Karena itu adalah faham yang sangat membahayakan dan sesat,” pesannya.
Salah seorang narasumber, Prof Dr M Irfan Idris MA mengatakan, faham atau tauhid para terorisme ini memang sangat membahayakan. Karena para pelaku tidak melihat apa permasalahan dan langsung saja melakukan peledakan dan tidak terlalu memperlihatkan banyak gerakan. Tapi langkah melaksanakan jihadnya dengan membunuh orang-orang tak bersalah.
”Ciri-ciri pelaku faham radikalisme, di antaranya mengkafirkan orang dan tidak ada kebaikannya,” tandasnya. (ala/mir/c)


Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top