Gojentakmapan

Bidan Harus Terapkan 3S

BKM/KR KULLE SAMBUTAN -- Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar memberi sambutan pada acara Temu Akbar Bidan Advokasi.

JENEPONTO BKM – Tenaga medis bidan adalah ujung tombak pelayanan kesehatan baik di Pustu, Puskemas, rumah sakit, maupun tempat lainnya. ”Melalui pertemuan ini saya tidak mau dengar ada bidan arogan, membentak, dan memarahi pasien. Bidan harus menerapkan 3S (Sapa, Senyum, Santun). Ini mudah dilakukan tapi dampaknya sangat luar biasa. Karena menjadi penyemangat bagi penderita sakit atau pasien,” kata Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar pada acara Temu Akbar Bidan Advokasi membangun komitmen turunkan jumlah kematian ibu dan anak kerjasama dinas kesehatan dan PKK dan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 52 dan HUT Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke 65 tingkat Kabupaten Jeneponto.
Acara ini turut dihadiri Ketua Penggerak PKK Kabupaten Jeneponto, H Hamsiah Iksan, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Jeneponto, DR H Syafruddin Nurdin dan para pimpinan SKPD serta seratusan orang bidan di ruang pola kantor bupati Jeneponto, Rabu (16/11).
Lanjut Iksan mengatakan, pihaknya juga mengapreasiasi kepada Kadis Kesehatan Jeneponto, Syafruddin dan seluruh jajarannya yang telah berhasil membawa Jeneponto keluar dari kabupaten masaalah kesehatan atau menjadi kabupaten sehat.
”Saya menyampaikan terimakasih kepada kepala dinas kesehatan Jeneponto bersama seluruh jajarannya atas prestasinya ini,” ujar Iksan.
Bagi tenaga medis bidan yang telah lulus menjadi PNS, pesan Iksan, agar lebih giat lagi berusaha membantu ibu dan anak untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak. Bagi yang belum lulus diangkat menjadi PNS agar bersabar semoga dimasa akan datang juga bisa diangkat menjadi PNS. ”Selain itu, sekarang ini tim penggerak PKK ambil bagian dalam hal pengentasan kesehatan masyarakat. Maka dari itu diucapkan terima kasih,” ujarnya Iksan. (krk/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top