Headline

Punya Approval, Polimarim Penuhi Kriteria IMO

MAKASSAR, BKM — Sebanyak 700 lebih taruna taruni Politeknik Maritim (Polimarim) AMI mengikuti kuliah umum di aula kampus, Rabu (16/11). Materi disampaikan Anugrah Nur Prasetyo, Kepala Bidang Pendidikan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan. Kegiatan ini dibuka Direktur Polimarim, Amrin A Rani.
Menurut Amrin, kuliah umum seperti ini rutin dilakukan untuk menambah wawasan para taruna taruni Polimarin. Khususnya bagi mereka yang baru bergabung di kampus biru.
Di depan para taruna taruni, Kabid Pusbang SDM Hubla lebih banyak menyinggung tentang wawasan nusantara. Anugrah mencoba membangkitkan semangat bahwa Indonesia itu lebih indah.
”Selama ini banyak diantara kita yang pesimistis terhadap kehidupan yang sudah ada. Padahal di depan sana ada kehidupan yang lebih baik. Tapi itu semua memerlukan usaha. Bukan hanya mimpi yang tanpa usaha. Itu namanya angan-angan. Sementara mimpi yang dibarengi dengan usaha, itu namanya cita-cita,” ujarnya.
Ditemui usai menjadi pemateri, Anugrah menjelaskan keterkaitan Polimarim AMI dengan bidang yang ditanganinya. Menurutnya, standar penilaian lembaga pendidikan dan latihan (diklat) kemaritiman selalu menggunakan aturan IMO (International Maritime Organisation).
”Berdasarkan regulasi itu, bisa diketahui seperti apa inputnya, prosesnya seperti apa dan bagaimana outputnya. Semua ada standarnya,” terang Anugrah.
Apabila Polimarim AMI Makassar sudah memenuhi semua standar yang ditetapkan, luaran yang dihasilkannya akan lebih profesional di bidangnya. Di bidang pendidikan, syarat yang harus dipenuhi terdiri dari kurikulum, administrasi hingga peralatannya.
”Untuk mengetahui apakah sudah memenuhi persyaratan atau masih ada yang perlu dibenahi, bisa dilihat dari approval institusi tersebut. Itu bisa ditanyakan ke pengelola Polimarim. Jika sudah approval, berarti sudah memenuhi apa yang menjadi kriteria,” tandasnya.
Wakil Direktur IV Polimarim AMI, Harry Katuuk menjelaskan, untuk approval sudah ada dan berlaku hingga Januari 2017. Setelah itu kembali akan dilakukan proses untuk perpanjangannya.
”Untuk mendapatkan approval itu tidak mudah. Butuh proses dan persyaratan administrasi yang sangat ketat. Semua data harus kita siapkan secara detail,” kata Harry. (rus)


Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top