BBPJN tak Tahu Rencana Tol Pettarani – Berita Kota Makassar
Metro

BBPJN tak Tahu Rencana Tol Pettarani

MAKASSAR, BKM — Pemerintah Kota Makassar berencana membangun tol layang di Jalan AP Pettarani. Tujuannya untuk memecah kepadatan arus lalu lintas di jalan superpadat tersebut.
Seperti diketahui, jalan yang berstatus jalan nasional itu menjadi langganan macet, apalagi pada jam-jam kerja.
Informasinya, rencana pembangunan jalan tol layang itu sudah disetujui Kementerian Pekerjaan Umum untuk dibangun. Namun, ketika rencana itu dikonfirmasi kepada Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XIII, ternyata belum ada kejelasan.
Kepala Satuan Kerja Jalan Meteropolitan BBPJN XIII, Rahman Jamil mengatakan, hingga saat ini belum ada laporan dan instruksi yang masuk ke BBPJN XIII terkait pembangunan jalan tol layang yang dimaksud.
“Saya tidak tahu seputar itu. Saya juga cuma baca dari koran. Mungkin rencana ini masih dalam tahap pembicaraan level atas,” katanya kepada BKM, Rabu (16/11).
Namun dia mengatakan wacana mengenai pembangunan jalan tersebut sudah diketahui karena merupakan ide dan gagasan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto.
Dia menegaskan, jika rencana itu kemudian menjadi program yang harus direalisasikan berdasarkan instruksi pusat, otomatis pihaknya akan memback up kegiatan itu.
“Tentu kita akan back up kalau memang ada instruksi untuk mengerjakan karena menjadi tugas kami. Tentunya kerjasama dengan pemerintah setempat. Apalagi jika ada tahapan pembebasan lahan,” ungkapnya.
Diketahui, dukungan pembangunan tol layang di AP Petta Rani melalui Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga, Arie Setiadi Moerwanto serta Direktur Pengembangan Jalan, Rahmat Arief yang disampaikan dalam rapat Koordinasi Persiapan Pembangunan Jalan Tol yang digelar di kantor Bina Marga, Kementrian PU-PR, Jalan Pattimura Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Senin (14/11) lalu.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, Pemkot Makassar sudah siap memulai mengerjakan pembangunan proyek 2017 mendatang. Apalagi pihaknya telah menyelesaiakan seluruh teknikal perencanaan pembangunan jalan tol dengan tidak melakukan pembebasan lahan. Bahkan seluruh study sudah selesai.
Pemerintah Kota Makassar juga telah menjalin kerjasama dengan Badan kerjasama internasional pemerintah Jepang, Japan Internasional Cooperation Agency (JICA) dan Nusantara Infrastructure, pengelola Jalan Tol Sesi Empat (JTSE).
Rencananya pengerjaan jalan layang bebas hambatan (tol) tersebut akan terkoneksi dari flyover Jalan Urip Sumoharjo, membentang di atas Jalan AP Pettarani-Jalan Alauddin. Kemudian berbelok ke arah barat menuju Jalan Metro Tanjung Bunga dan Pantai Losari.
Investor dari Jepang yang bekerjasama dengan Nusantara Infrastrukture dalam pengerjaan tol dalam kota akan menggelontorkan anggarannya sekitar Rp30 triliun.(rhm)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top