Metro

Tiga Juta Lebih Kendaraan Bergerak di Sulsel

BKM/JUNI SEWANG SOSIALISASI--Kadispenda Sulsel,Tautoto TR, Kasi STNK Polda Sulsel, Kompol A Rachim, KA UPTD Samsat Makassar, Harmin, Humas Jasa Raharja Sulsel, Muhammad Sabir, saat melakukan sosialisasi pajak daerah tahun 2016, Selasa (15/11) di Hotel Sahid.

MAKASSAR, BKM — Dinas Pendapatan (Dipenda) Sulsel merilis angka potensi kendaraan di kabupaten/kota se Sulsel hingga 31 Oktober 2016 mencapai 3 juta unit, untuk kendaraan roda dua dan roda empat.
Sementara jumlah masing-masing kendaraan roda dua (R2) berjumlah 2,896,210 unit dan roda empat (R4) di Sulsel 503,630 unit.
Dari angka kendaraan di Sulsel tersebut, Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Sulsel, Tautoto Tanaranggina mengatakan bahwa jumlah potensi kendaraan tersebut di dominasi oleh Kota Makassar dengan jumlah potensi kendaraan roda dua sebesar 1 juta lebih unit dan roda empat 282 unit lebih. Diposisi kedua Kabupaten Gowa dengan jumlah kendaraan secara keseluruhan 261 unit lebih kendaraan, lalu diposisi ketiga Kabupaten Bone dengan jumlah kendaraan 182 unit lebih.
Tingginya volume potensi kendaraan tersebut tak berbanding dengan potensi jalan yang ada sekarang, utamanya di Kota Makassar. Tautoto menegaskan, angka kendaraan dalam data Dispenda Sulsel hingga 31 Oktober 2016 atau data PKB se Sulsel sebanyak 3.401. 406. Dari data tersebut terdapat kendaraan baru yakni sebesar roda dua 158 ribu unit lebih dan empat roda 27 ribu unit lebih.
“Kendaraan di Sulsel begitu banyak sehingga tak berbanding dengan volume jalan, apalagi di Kota Makassar itu sendiri dengan angka kendaraan yang besar, maka pemerintah akan membuat Midle Ring Road sebagai salah satu alternatif jalan untuk mengurai kemacetan,” ujarnya dalam kegiatan Sosialisasi Pajak Daerah Tahun 2016 UPTD Wilayah Makassar di Hotel Sahid, Selasa (15/11).
Sementara itu, Kepala UPTD Makassar, Harmi mengungkapkan bahwa sosialisasi yang digelar tersebut merupakan salah satu bentuk edukasi terhadap masyarakat, agar meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih taat membayar pajak. Pasalnya, 10 persen dari pendapatan pajak diperuntukkan untuk perbaikan infrastruktur jalan itu sendiri.
“Melalui sosialisasi ini, kita hanya berharap untuk mengedukasi masyarakat agar lebih sadar akan pembayaran pajak, kegunaan pajak sangat besar untuk masyarakat, contohnya perbaikan jalan, pendidikan gratis dan kesehatan gratis, dari PAD pajak 10 persen digunakan untuk itu semua,” ujarnya.
Kasi STNK Polda Sulsel, Kompol A Rachim juga menjelaskan terkait dengan pelayanan STNK untuk kendaraan bermotor, melalui pelayanan yang maksimal, pihaknya telah memberi kemudahan bagi masyarakat yang ingin melakukan pengesahan STNK melalui Samsat Link atau pelayanan secara online kepada pemilik kendaraan bermotor.
“Samsat Link hanya dapat melayani kendaraan bermotor untuk melakukan pengesahaan STNK setiap tahun yang berasal dari daerah yang telah memiliki kantor Samsat Online,”ujarnya. (jun/war/c)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top