Soal Nasib Mahasiswa yang Terkatung-katung – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Soal Nasib Mahasiswa yang Terkatung-katung

MAMUJU, BKM — Jadual mediasi tahap kedua yang akan mempertemukan pihak Universitas Negeri Sulawesi Barat (Unsulbar) dengan perwakilan mahasiswa Unsulbar dan pihak Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti), Selasa (15/11), terpaksa harus ditunda. Pasalnya, Kemenristek Dikti dan rektor Unsulbar berhalangan hadir.
Mediasi tahap kedua ini akan membahas petunjuk teknis penyelesaian polemik antara mahasiswa dan pihak Unsulbar, berdasarkan kesepakatan mediasi tahap pertama dengan menghadirkan pihak Kemenristek Dikti sebagai pihak terkait. Kepala Perwakilan Ombudsman Sulbar, Lukman Umar, mengatakan, pertemuan ini untuk mencari solusi berdasarkan aturan perundang-undangan yang ada.
”Makanya, kita hadirkan pihak Kemenristek Dikti dan rektor Unsulbar. Dan itu tidak bisa diwakilkan karena pembahasan ini terkait masalah subtansi yang membutuhkan kehadiran penentu kebijakan. Dalam pertemuan ini akan merumuskan solusi sebagai jalan keluar untuk menyelamatkan ratusan mahasiwa Unsulbar yang masih terkatung-katung hingga saat ini. Sehingga kami meminta keseriusan rektor Unsulbar dan pihak Kemenristek Dikti. Sebab ini bukan persoalan sepele. Para mahasiswa ini adalah anak rakyat Sulawesi Barat yang harus mendapat perhatian serius. Sehingga kami juga meminta peran pemerintah dalam penyelesaian kasus ini, khsusunya kepada gubernur Sulawesi Barat, bagian yang idak terpisahkan dari penegerian Universitas Sulawesi Barat,” terang Lukman di kantornya, Selasa kemarin.
Sebagai upaya tindaklanjut pihak Ombudsman Sulbar segera berkoordinasi dengan pihak Unsulbar dan Kemenristek Dikti, sebelum menetapkan jadual. Dengan harapan kejadian serupa tidak terulang kembali. Para pihak telah bersepakat untuk hadir. Namun satu hari jelang pelaksanaan mediasi terpaksa harus dibatalkan dengan alasan adanya kegiatan lain.
”Langkah selanjutnya kami akan melakukan koordinasi dulu sebelum menetapkan waktu. Kami berharap para pihak bisa konsisten dengan waktu yang telah disepakati. Sebab kasian adik-adik mahasiswa dari Majene ke Mamuju. Bahkan kami juga sudah siapkan hotel tempat mediasi dengan segala persiapannya, tiba-tiba mediasi dibatalkan,” kesal Fajar Shidiq, Asisten Ombudsman Sulbar. (ala/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top