Berita Kota Makassar | Pusat Dukung Proyek Tol Dalam Kota
Metro

Pusat Dukung Proyek Tol Dalam Kota

MAKASSAR, BKM–Rencana Pemerintah Kota Makassar membangun tol dalam kota atau jembatan layang di 2017, mendapat dukungan penuh dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Dukungan yang diberikan pemerintah pusat melalui Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga, Arie Setiadi Moerwanto serta Direktur Pengembangan Jalan, Rahmat Arief yang disampaikan dalam rapat Koordinasi Persiapan Pembangunan Jalan Tol yang digelar di kantor Bina Marga, Kementrian PU-PR, Jalan Pattimura Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Senin (14/11) lalu.
“Pemerintah pusat telah memberikan dukungan penuh dimulainya pembangunan tol baru elevated (melayang). Doakan semoga semua ini dapat terwujud di tahun 2017 dan menjadikan Makassar Dua Kali Tambah Baik,” ujar Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto kepada wartawan, Selasa (15/11).
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Hadijah Iriani Ridwan yang coba dikonfirmasi terkait proyek tersebut tidak berada di ruang kerjanya dan ponselnya tidak diangkat.
Sebelumnya, Danny sapaan akrab Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan, Pemkot Makassar sudah siap memulai mengerjakan pembangunan proyek 2017 mendatang. Apalagi pihaknya telah menyelesaiakan seluruh teknikal perencanaan pembangunan jalan tol dengan tidak melakukan pembebasan lahan. Bahkan seluruh study sudah selesai.
Pemerintah Kota Makassar juga telah menjalin kerjasama dengan Badan kerjasama internasional pemerintah Jepang, Japan Internasional Cooperation Agency (JICA) dan Nusantara Infrastructure, pengelola Jalan Tol Sesi Empat (JTSE).
Rencananya pengerjaan jalan layang bebas hambatan (tol) tersebut akan terkoneksi dari flyover Jalan Urip Sumoharjo, membentang di atas Jalan AP Pettarani-Jalan Alauddin. Kemudian berbelok ke arah barat menuju Jalan Metro Tanjung Bunga dan Pantai Losari.
Investor dari Jepang yang bekerjasama dengan Nusantara Infrastrukture dalam pengerjaan tol dalam kota akan menggelontorkan anggarannya sekitar Rp30 triliun.
Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo sebelummnya juga menyatakan dukungannya terkait rencana pembangunan jalan tol baru di Makassar.
Dia menilai sudah seharusnya diadakan pembangunan jalan tol baru lantaran kondisi lalu lintas di Kota Makassar saat ini sudah semakin padat.
“Volume kendaraan di jalanan sudah semakin meningkat. Kalau tidak ditingkatkan infrastruktur jalannya, maka beberapa tahun kedepan akan terjadi kemacetan parah,” kata Syahrul.(arf)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top