Uncategorized

Tolak Anggarkan Obyek Wisata Lumpue

PAREPARE, BKM — Obyek wisata Lumpue, Kelurahan Lumpue kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare tidak bisa dianggarkan melalui APBD. Pasalnya, obyek wisata Lumpue bukan aset Pemkot tapi dikelolah secara pribadi oleh warga.
Keuntungan pengelola itu dia mbil sendiri tanpa ada pemasukan ke kas daerah.
“Pemkot belum melakukan pungutan terhadap pengelola obyek wisata Lumpue,”ujar Kadispenda Kota Parepare, H Nasarong.
Nasarong mengatakan mestinya pemerintah harus melakukan pungutan retribusi, karena melakukan pungutan ke masyarakat,”kita tidak bisa memungut karena tidak ada dasara hukumnya yaitu peraturan daerah (Perda), mestinya harus kena pajak retribusi karena memungut uang masyarakat,”kata Nasarong.
Tapi jika dewan menyutujui perda retribusi untuk obyek wisata lumpue, maka pihak Dispenda siap melakukan pungutan sesuai ketentuan berlaku.
Terpisah, Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe mengaku kalau obyek wisata lumpue milik pribadi karena ada sertifikatnya, tetapi mesti dikaji itu sertifikatnya untuk mencari kebenaranya.
Pemkot tak bisa menganggarkan obyek wisata Lumpue untuk dibangun karena bukan aset negara. “Kita tidak bisa anggarkan melalui APBD, karena obyek Wisata Lumpue milik pribadi bukan milik Pemkot. Seandainya Pemkot yang punya pasti dianggarkan untuk revitalisasi agar lebih tertatah lagi,”tuturnya. (smr/C)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top