Berita Kota Makassar | Siswa SMK 1 Tertangkap Kantongi Obat Daftar G
Gojentakmapan

Siswa SMK 1 Tertangkap Kantongi Obat Daftar G

MAROS, BKM — Satuan Narkoba Kepolisian Resort (Polres) Maros mengamankan dua siswa SMKN 1 Maros. Keduanya diduga menjadi pengedar obat daftar G di kalangan pelajar. Saat keduanya diamankan, Sabtu pekan lalu, polisi juga menemukan obat daftar G. Kedua siswa tersebut adalah IA (18) dan AB (17).
Penangkapan keduanya berdasarkan laporan dari salah seorang wali kelas, Hasri (39). Wali kelasnya memergoki tersangka bersama tiga orang temannya NH (17), JH (17), IL (16), sementara merokok di belakang kelas. Setelah itu guru yang bersangkutan langsung memanggil kelima siswa itu dan dipanggil ke ruangan Bimbingan Konseling (BK) untuk diperiksa.
Betdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, Hasri menemukan satu buah tas kecil warna merah milik IA. Di dalam tas tersebut berisikan lima bungkus obat kapsul berwarna hijau kuning sebanyak 48 butir yang disimpan dalam kaos kaki sebelah kiri. Kemudian satu dompet berwarna hitam juga didapati yang mana berisikan uang tunai sebanyak Rp400.000, dan satu bungkus kondom warna merah yang berlabel BKKBN.
Selain IA, siswa lainnya NH (17) juga diperiksa dan ditemukan membawa satu bungkus kondom warna merah jambu yang juga berlabel BKKBN. ”Berdasarkan hasil temuan kami, maka kami melaporkan hal itu ke pihak yang berwajib. Kami menyerahkan ke Polsek Lau untuk penanganan kasusnya,” terangnya.
Terpisah, Kasat Narkoba Polres Maros, AKP Hendra Suryanto mengakui, kasus temuan obat daftar G milik siswa SMK 1 Maros memang telah diserahkan ke Sat Narkoba Polres Maros. Dikatakan, awalnya ada lima orang siswa yang diamankan. Namun dari lima siswa yang diserahkan gurunya tersebut pihaknya hanya menahan dua orang.
”Hanya dua yang kita tahan karena tiga siswa lainnya mengakui pernah membeli obat itu dari temannya IA dan AB. Dari hasil interogasi ketiga siswa lainnya tidak ditemukan padanya obat daftar G,” paparnya.
Dikatakan, ketiga siswa lainnya posisinya hanya sebagai saksi dalam perkara ini. Dari perbuatannya itu kedua pelaku dikenakan pasal 197 UU Nomor 36 tentang Kesehatan. Kini pihak kepolisian terus melakukan pengembangan. Pasalnya dari pengakuan kedua pelaku membeli obat itu di Laikang Kelurahan Raya Sudiang dari orang yang tidak diketahui identitasnya. (ari/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top