Sehari, Tiga Orang Tenggelam di Makassar – Berita Kota Makassar
Headline

Sehari, Tiga Orang Tenggelam di Makassar

MAKASSAR, BKM — Warga Makassar hendaknya berhati-hati dengan musim hujan yang tengah terjadi saat ini. Sebab, dalam sehari saja, Senin (14/11), ada tiga orang tenggelam di dua lokasi berbeda. Dua diantaranya dipastikan meninggal dunia.
Di Pantai Layar Putih Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, dua orang pemuda tenggelam kira-kira pukul 04.00 Wita. Mereka adalah Mohsen Mohammadi (20), dan Mojtaba Husain (20). Keduanya warga Wisma Mustika Jalan Mappaoddang.
Tiga rekan korban, Zakir Husain (21), Hasan Muhammad (24) dan Abdullah Jafari (20) mengaku melihat korban tenggelam ketika sedang berenang di lokasi yang jauh dari bibir pantai. Mereka datang ke tempat ini untuk berekreasi.
Pukul 02.00 Wita, kelimanya sempat menikmati minuman keras. Pukul 04.00 Wita, mereka turun ke pantai dan berenang bersama-sama.
Namun, kedua korban berenang hingga jauh dari bibir pantai. Tiba-tiba terjadi pasang. Air yang tadinya hanya sampai dada, langsung meninggi.
”Kami langsung berteriak memanggil keduanya untuk segera kembali ke pantai,” ujar rekan korban.
Setelah ditunggu, keduanya tak kunjung muncul. Mereka kemudian melapor ke Kamaruddin Dg Gassing yang merupakan penjaga pantai. Upaya pencarianpun dilakukan.
Tim SAR yang mendapat informasi hilangnya kedua orang itu langsung turun melakukan pencarian. Setelah 11 jam dicari, korban berhasil ditemukan dalam kondisi mengapung dan sudah tak bernyawa. Jasadnya ditemukan oleh nelayan di perairan Pantai Galesong Utara.
Kapolsek Tamalate, Kompol Amrin AT yang dikonfirmasi, kemarin mengatakan kedua korban adalah warna negara asing (WNA) asal Pakistan.
”Kedua korban ditemukan nelayan di Pantai Galesong Utara dalam kondisi tak bernyawa. Jasadnya kemudian dibawa ke RS Bhayangkara, sambil menunggu pihak keluarga,” ujar Amrin.
Di hari yang sama, seorang bocah bernama Irfan (11) juga tenggelam di perairan Sungai Tallo, kemarin. Warga AR Dg Tantu itu diketahui tenggelam dari informasi Raka, temannya.
”Saya sementara makan di rumah. Tiba-tiba ada suara minta tolong dari pinggir Sungai Tallo. Saya langsung datang untuk menolong. Saya melompat dan sempat memegang tangannya. Tapi seperti ada yang tarik kaki saya, sehingga tangan korban saya lepas,” terang Raka.
Kapolsek Tallo, Kompol Henki Ismanto yang menerima informasi ini, langsung ke lokasi kejadian dan mengambil keterangan saksi-saksi. Hingga pukul 14.30 Wita, korban masih dicari. (ish/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top