Headline

Mantan Kadis Infokom Dijebloskan ke Tahanan

MAKASSAR, BKM — Satu lagi tersangka dugaan korupsi ditahan Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar. Ismunandar, mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfi) dijebloskan ke dalam tahanan, Senin (14/11).
Penahanannya terkait kasus dugaan penyimpangan pengadaan brosur senilai Rp2 miliar. Sebelum ditahan, Ismunandar menjalani pemeriksaan secara tertutup di dalam ruang penyidik bidang Pidana Khusus Kejari Makassar.
Ismunandar yang mengenakan kemeja putih diperiksa di Kejari Makassar sejak pukul 10.30 Wita. Ia didampingi pengacaranya. Ada puluhan pertanyaan yang dilontarkan penyidik tekait dugaan korupsi yang menjerat dirinya.
Setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, Ismunandar akhirnya dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) klas I Makassar.
Sebelumnya, penyidik Kejari Makassar telah menahan Direktur CV Makassar Grafika, John D Fretes. Ia kini meringkuk di dalam Lapas Klas I Makassar.
Kepala Kejari Makassar, Deddy Suwardy Surachman, membenarkan penahanan tersebut. “Tersangka IM resmi kita tahan,” ujarnya, Senin (14/11).
Ismunandar ditahan untuk kepentingan penyidikan. Alasan obyektif dan subyektif menjadi dasarnya, seperti penahanan tersangka sebelumnya.
Alasan obyektif dan subyektifnya, menurut Deddy, selain untuk mempermudah proses penyidikan, dikhawatirkan tersangka melarikan diri, menghilangkan barang bukti dan mengulang kembali perbuatannya. “Tersangka akan kita tahan selama 20 hari ke depan,” tandasnya.
Terpisah, Kepala Seksi Intelejen Kejari Makassar, Alham mengatakan, tersangka ditahan dan dititip di sel tahanan Lapas Klas I Makassar. “Penahanan dilakukan hingga tersangka nanti dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Makassar,” ujarnya.
Setelah melakukan penahanan terhadap tersangka, tambah Alham, penyidik secepatnya akan melakukan perampungan berkas untuk proses pelimpahan tahan dua.
Sebelum ditahan, Ismunandar tercatat sebagai staf di Pemkot Makassar. Ia ditempatkan di ruang Asisten IV. Posisi ini ditempatinya setelah dicopot dari jabatannya sebagai Kadis Kominfo.
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto mengaku prihatin dengan kasus yang membelit Ismunandar. Ia berharap, kasus yang dialami mantan Kadis Kominfo itu menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pejabatnya untuk tidak bermain-main dan transparan dalam mengelola anggaran.
“Ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk tidak main-main dalam penyelenggaraan anggaran negara. Transparan sangat diperlukan, karena itulah yang menjaga kita,” ujar Danny, kemarin.
Terkait status kepegawaian Ismunandra di Pemkot Makassar, Danny menyebut sebelum ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan, ia sudah lebih dulu dicopot dan dinonaktifkan. “Sudah tidak ada jabatannya lagi. Saya sudah copot duluan itu,” tandasnya.
(mat-arf/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top