Headline

Jadi Pengawal Pribadi dari Sayembara Nurdin Halid

IST Amran Syam

PERJALANAN hidup seseorang sepenuhnya menjadi rahasia Ilahi. Tak ada satupun yang bisa menebaknya. Termasuk Amran Syam.

Laporan: Alpian Alwi

AMRAN Syam atau lebih akrab disapa Abang, saat ini menduduki posisi sebagai Ketua DPRD Luwu Timur. Dia mewakili Partai Golkar.
Melihat jabatannya sekarang, tidak banyak yang tahu seperti apa Abang yang dulu. Yang lazim diketahui hanyalah Abang adalah petinggi Golkar di Kabupaten Lutim dan kini memimpin lembaga legislatif.
Padahal, semua ia mulai dari nol. Amran pernah menjadi seorang pengawal pribadi alias bodyguard.
Yang dikawalnya ketika itu adalah seorang pengusaha, yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sulawesi Selatan, HM Nurdin Halid. Termasuk keluarga dan segenap koleganya. Profesi itu dilakoninya tahun 1997 lalu.
Tidak mudah bagi Amran untuk menjadi seorang pengawal pribadi. Ia terlebih dahulu harus mengikuti sayembara yang dibuka oleh Nurdin Halid. Setelah melalui sejumlah tahapan seleksi, Amran akhirnya dinyatakan lolos.
Bukan tanpa dasar Amran bisa mendapat kepercayaan menjadi seorang bodyguard. Ia adalah seorang atlet juara karate nasional dari Inkado.
Beberapa even kejuaraan tingkat nasional telah diikutnya dan menyabet sejumlah piala. Diantaranya Presiden Cup, PON, Sea Games dan kejuaran bertaraf internasional.
Ia juga telah menjelajahi Asia, Jepang, Eropa dan benua Amerika untuk membawa nama Indonesia di bidang olahraga karate.
Suami dari Rahmayani ini adalah juara 1 Kejurnas Inkado di Jakarta tahun 1988. Juara I Inkado se-Indonesia Timut tahun 1989 di Makasar. Juara I dan Best of The Best Perguruan Tinggi Kopertis Wilayah IX di Makasar, serta juara II Kejurnas Antarperguruan Tinggi di Bandung tahun 1990.
Bapak tiga anak ini juga merupakan peraih juara I PON Kumite Tim PON XIII Jakarta, juara I Kasad Cup dan juara II di atas juara di Bandung 1991. Juara Presiden Cup tahun 1988 di Balai Sidang Senayan Jakarta, juara Sea Games Manila, Filipina kelas 65 kilogram dan kumite Beregu 1991.
Juara II Kairo SKIF. Ranking III World Champion Karate SKIF Yokohama Jepang 1994. Juara 1 Presiden Cup Surabaya, Jawa Timur pada kelas 65 kilogram dan Kumite Tim tahun 1990. Juara I dan Kumite beregu PON tahun 2000 Surabaya. Abang juga pemegang sabuk hitam Karate DAN V Shorokan Karate-do Internasional.
Kemampuannya di bidang beladiri menjadi salah satu poin penting sehingga ia kemudian terpilih sebagai seorang pengawal pribadi. Pekerjaan ini ia jalani selama 4 tahun dengan penuh tanggung jawab dan jujur.
Modal itulah yang membawa Amran Syam menjadi orang kepercayaan Nurdin Halid waktu itu hingga saat ini. Saat menceritakan pengalamannya, Amran Syam terlihat bersemangat.
“Saya perna mengawal Puang (sebutan Amran untuk Nurdin Halid) dengan menggunakan sendal, karena saat itu kaki saya gerah. Beliau adalah pekerja keras, tidak mengenal lelah dan tidak tunduk dengan keadaan,” ungkap Amran Syam dengan senyum.
Bukan hanya itu, lanjut Amran, istri Nurdin Halid, yakni Andi Nurbani juga penuh perhatian pada dirinya. Andi Nurbani bahkan pernah menegur dirinya karena masih menjalankan tugas, padahal jarum jam sudah menunjukkan angka 23.00 Wita.
”Istri tegur saya, katanya, kenapa belum pulang. Ini kan malam Minggu dan sudah larut. Saya hanya bisa menjawab; apakah Puang sudah tidur dan aman. Kalau sudah tidur baru saya bisa pulang,” kenang.
Sebelum menjadi bodyguard, keseharian Amran bekerja sebagai staf biasa di kantor Gubernur Sulsel selama 12 tahun. Dirinya pun kembali menjadi staf, setelah Nurdin Halid terpilih dan menjabat sebagai anggota DPR RI tahun 1999-2004. Nurdin adalah legislator Senayan dari Partai Golkar. (*/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top