Gojentakmapan

Iksan-Mulyadi Bakal Pisah

JENEPONTO, BKM — Pasca-terpilih sebagai Ketua DPC Partai Hanura Jeneponto dan Ketua Pemuda Panca Marga, disebut sejumlah pihak menyiratkan bakal berpisahnya Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar dan wakilnya, Mulyadi Mustamu pada pemilihan bupati (Pilbup) Jeneponto, tahun 2018 mendatang.
Ditambah lagi dengan banyak beredar mobil dengan branding Bisa For 01 Jeneponto sudah mulai berseliweran di jalan. Begitu pula dengan mobil branding Bisa berlogo Pemuda Panca Marga. Juga, rumah dinas wakil bupati (Wabup) di Jalan Kenanga Bontosunggu yang berdekatan dengan rumah bupati, sudah lama kosong.
Menurut Noro, pembantu di rumah wabup, rumah dinas itu sudah berbulan-bulan kosong. Nanti ada kegiatan baru menginap. Itu pun hanya sesekali. ”Pak Wabup lebih banyak di rumahnya di Punagayya atau di villanya di Toenga Bangkala,” kata Noro.
Namun rencana pisahnya Bupati Iksan Iskandar dan Wabup Mulyadi Mustamu dibantah saudara kandung Wabup, Andi Pangerang Karaeng Rani yang juga Kades Punagayya. ”Saya mendukung Siap Bisa jilid dua pada Pilbup 2018. Karena sudah tidak capek lagi. Lagi pula mereka saya lihat akur-akur saja. Hanya segelintir orang yang mau memisahkan mereka untuk mendapatkan porsi di pemerintahan atau ada maksud tertentu lainnya. itu yang saya lihat,” katanya.
Hal ini pun dibenarkan Maddo Pammusu. Dikatakan, pada perinsipnya rakyat Jeneponto masih menginginkan mereka berpaket kembali. ”Itu yang saya lihat di masyarakat. Karena memang harus begitu, Siap Bisa. Itu baru bagus,” jelasnya.
Ditemui di PLTU Bosowa Punagayya Bangkala, Sabtu (12/11), Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar Karaeng Ninra saat ditanyakan soal rencana perpisahan dengan Mulyadi Mustamu pada Pilbup nanti, juga membantahnya. ”Katakan. Siapa bilang mau pisah,” tandas Iksan seraya berlalu menemani Erwin Aksa. (krk/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top