Dua Saksi Akui Rani Dipukul – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Dua Saksi Akui Rani Dipukul

SIDRAP, BKM — Perlahan tapi pasti, penyebab kematian murid SDN 3 Baranti Rani Nurdin (12) perhalan mulai terkuak.
Penyidik Polres Sidrap menemukan titik terang penyebab kematian Rani Nurdin, siswi kelas VI SDN 3 Baranti, Sidrap, yang terjadi, Kamis (3/11) lalu. Petunjuk baru yang diperoleh penyidik jika Rani meninggal karena pernah dianiaya terduga rekan kelasnya MR (12).
Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi jika Rani menjadi korban penganiayaan tak jauh dari sekolahnya, lima hari sebelum meninggal dunia.
Kaurbin Ops Reskrim Polres Sidrap, Ipda Abdul Samad, mengakui berdasarkan keterangan para saksi yang sudah diperiksa.
“Barusan kami periksa beberapa saksi, ada dua orang saksi mengaku melihat Rani dipukul tak jauh dari sekolahnya,” ujar Ipda Samad baru-baru ini.
Hanya saja polisi masih akan mencari bukti pendukung. “Kami akan cek juga ke puskesmas untuk mencari tahu apakah Rani sempat ditolong ataukah memang sudah meninggal dunia saat tiba disana,” katanya.
Hal itu, penting dilakukan untuk memperkuat keterangan saksi-saksi. “Kalau ternyata tidak ada penyebab kematiannya, lantas tetap keberatan, maka tak ada jalan lain kecuali korban diotopsi,” tambahnya.
Sementara itu, orang tua korban, Nurdin dan Salma tampak masih sangat terpukul atas kematian putri kesayangannya itu. Baik Nurdin maupun Salma berharap polisi mengusut tuntas kematian anak ketiganya itu
“Saya benar-benar tak sanggup menghadapi semua ini. Terakhir kali anak saya Rani minta tidur di pangkuan saya lalu meninggal,” tutur Salma mengenang permintaan terakhir putrinya.(ady/C)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top