Metro

Daging Impor Rusak Harga Daging Lokal

MAKASSAR, BKM– Kebijakan Pemerintah Kota Makassar yang tidak menahan laju daging impor masuk di Makassar dianggap membawa dampak negatif terhadap petani atau peternak hewan sapi di Makassar.
Asosiasi Pemotong Hewan Makassar, Jufri Pabe mengatakan, jika Pemkot Makassar dalam ini Dinas Peternakan tidak mengeluarkan kebijakan untuk membatasi daging impor di Makassar maka peternak sapi di Makassar akan gulung tikar, sebab harga daging impor dengan lokal jauh berbeda.
“Perusahaan Daerah (PD) Rumah Potong Hewan (RPH) setiap hari sepi pengunjung, sebab masyarakat cenderung memilih daging impor daripada lokal. Kalau dibiarkan begini terus tidak ada kebijakan yang mengatur maka rugilah daging lokal yang ada di Makassar,” ungkapnya saat ditemui di sela kesibukannya di Jalan Antang Raya, Minggu (13/11).
Menurutnya harga daging impor di pasaran perkilonya sebesar Rp65.000, sementara daging lokal sebesar Rp90.000 hingga Rp95.000. Adanya perbedaan harga yang mencolok menmbuat pemotong sapi lokal tidak lagi ramai dan hal ini akan mempengaruhi kelangsungan hidup petani dan pekerja daging lokal yang jumlahnya mencapai 500 orang.
“Masyarakat kita semestinya dilindungi bukan dibiarkan menderita, pemerintah harus menyikapi permasalahan ini bukan dibiarkan begitu saja ini pasti menjatuhkan kami,” katanya.
Jufri menambahkan, kebutuhan daging impor hanya saat momen tertentu seperti menjelang Idul Adha dan Idul Fitri. Sebab saat itu, tidak hanya kalangan masyarakat yang ekonomi menengah ke atas membutuhkan tetapi hampir semua lapisan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Makassar, Rahman Bando saat ditemui jumat lalu usai rapat paripurna di gedung DPRD Makassar mengatakan adanya daging impor yang cukup besar masuk di Makassar memang dapat merusak pasaran daging lokal di masyarakat. “Jujur kami belum ada data detail tentang daging impor masuk di Makassar yang di perjual belikan di pasar. Nanti saya cek dulu,” ucapnya.
Kendati demikian, untuk penggunan di hotel dan restoran disebut sudah cukup lama. (ita)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top