189 Anggota LVRI Peringati Hari Pahlawan – Berita Kota Makassar
Sulselbar

189 Anggota LVRI Peringati Hari Pahlawan

FOTO BERSAMA -- Dandim 1420 Sidrap, Letkol Inf Hendy Achmad Pribadi foto bersama para pejuang Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia (PKRI) di Kantor LVRI Sidrap, Kamis, (10/11).

SIDRAP, BKM — Para pahlawan Perintis Kemerdekaan Republik Indonesi (PKRI) di Indonesia dalam melawan dan mempertahankan NKRI dari penjajahan kini mulai berkurang.
Termasuk di Kabupaten Sidrap yang masih hidup hingga kini hanya sekitar 189 PKRI dari jumlah 500 lebih anggota veteran. Sementara, untuk janda PKRI masih ada sekitar 192 orang penerima tunjangan.
“Anggota veteran yang menerima tunjangan baik PKRI maupun janda PKRI masih ada sekitar 381 orang yang terdiri dari PKRI 189 orang dan 192 janda PKRI,” ujar Sekretaris LVRI Sidrap, Syam Yusuf Abidin disela-sela anjangsana hari pahlawan oleh Pemkab Sidrap, Kamis, (10/11).
Menurutnya, Pemkab Sidrap hingga kini terus memperhatikan nasib para pejuang. Itu terbukti, setiap melaksanakan silaturahim maupun lainnya selalu memberikan bantuan baik sembako maupun pakaian, bahkan bantuan kesejahteraan lainnya.
“Kita tidak mau ada pejuang di Sidrap ini terlupakan oleh pemerintah. Makanya, setiap ada pejuang kita yang memerlukan bantuan pasti kami prioritaskan,” ujarnya.
Menurutnya, rata-rata mereka hidupnya pas-pasan, bahkan tergolong miskin karena berada dalam golongan masyarakat menengah ke bawah. Hanya satu hingga dua orang saja yang hidupnya layak.
Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Sidrap, Andi Baharuddin mengatakan, sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah daerah terhadap seluruh anggota veteran yang telah berjuang mempertahankan kemerdekaan RI, pemda Sidrap terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program menurunan angka kemiskinan dengan peningkatan perekonomian.
Andi Baharuddin mengatakan, nilai-nilai kepahlawanan harus menjadi semangat bagi masyarakat untuk menyelesaikan masalah-masalah yang saat ini masih mengemuka seperti kemiskinan, keterlantaran, pengangguran, korban bencana, teroris, konflik sosial dan masalah-masalah lainnya yang jika tidak segera diatasi dapat mengganggu jalannya proses pembangunan daerah.
Keberhasilan pembangunan yang dicapai selama ini berkat dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat sehingga derajat kesejahteraan masyarakat semakin meningkat. (ady/C)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top