Gojentakmapan

Terlibat Korupsi, Mantan Bendahara BPKD Dipecat

MAROS, BKM — Mantan Bendahara Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Maros, Abdul Rajab, terpaksa dipecat dari statusnya sebagai Pegawai Negeri Sipil lingkup Pemkab Maros. Langkah tersebut ditempuh Pemkab Maros menyusul diterimanya putusan resmi dari pengadilan terkait kasus hukum Abdul Rajab.
Pelaksana Tugas (Plt) Badan Kepagawaian Diklat Daerah (Plt BKDD) Kabupaten Maros, Baharuddin, menuturkan, keputusan pemecatan Abdul Rajab sebagai PNS dilakukan berdasarkan status hukum yang sudah inkrah yang dikeluarkan pengadilan negeri. Dalam putusan tersebut yang bersangkutan dinyatakan bersalah. Ia dijatuhi hukuman 9 tahun penjara dalam tiga kasus korupsi yang melibatkan dirinya.
Baharuddin menuturkan, ia dipecat dengan tidak hormat lantaran telah terjerat kasus hukum dan juga melanggar indisipliner. Menurutnya, langkah yang diambil sudah sesuai prosedural. Surat tersebut sudah ditandatangani sama bupati. Ia dipecat karena terdapat beberapa kesalahan yang melanggar undang-undang ASN tahun 2014 pasal 87 perilaku tindak pidana jabatan atau tindak pidana yang ada hubungannya dengan jabatan.
Dijelaskan, pemecatan tersebut sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No 53/2010. Sejauh ini, ada beberapa PNS terindikasi tersangkut kasus hukum. Baharuddin tidak menjamin, jika tahun-tahun mendatang tidak ada lagi pegawai yang dipecat. Mengingat, masih ada beberapa PNS yang masih menjalani sidang. Di antaranya mantan sekretaris KPU, mantan kepala SMA 10 Simbang, dan mantan lurah Baji’ Pamai yang saat ini sementara menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Makassar.
Baharuddin menambahkan, untuk PNS yang saat ini sementara menjalani sidang, pemerintah belum mengambil sikap, selain melakukan pemotongan gaji. Hanya saja, gaji yang diterima sisa 50 persen dari gaji seharusnya. Sementara itu, Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri Maros, Harri Surahman membenarkan kasus korupsi yang akhirnya menetapkan Abdul Rajab sebagai tahanan kasus korupsi. Yang bersangkutan didakwa dalam tiga kasus korupsi berbeda, di antaranya kasus dana Bansos pada tahun 2010 lalu. (ari/mir/c)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top